Jumat, 13 Juli 2012

Gagal Ginjal Kronis

0 komentar
Penyakit Gagal Ginjal Kronik. Gagal ginjal adalah salah satu penyakit ginjal yang belakangan ini traffiknya semakin meningkat. Hal ini bisa terlihat dalam bertambahnya jumlah pasien penyakit gagal ginjal kronis di ruang perawatan di berbagai rumah sakit. Dan juga kita bisa melihat pada tempat pelayanan cuci darah (hemodialisa) yang banyak juga.

Gagal ginjal adalah merupakan penyakit yang menyerang organ penting dalam tubuh kita yaitu ginjal. Padahal fungsi ginjal ini untuk tubuh adalah banyak. Bila fungi ginjal ini menurun karena adanya Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/gagal-ginjal-kronis.html" target="_blank">gagal ginjal kronik maka tentunya fungsi tubuh juga menurun. Untuk kali ini Blog Keperawatan akan sharing sedikit mengenai penyakit gagal ginjal terutama adalah gagal ginjal kronis.

Berikut beberapa pengertian gagal ginjal kronis menurut beberapa literatur dan diantaranya yaitu :
  1. Gagal ginjal kronis merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga terjadi uremia. (Smeltzer & Bare, 2001)
  2. Gagal ginjal kronik adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat menahun, berlangsung progresif dan cukup lanjut, hal ini terjadi bila laju filtrasi glomerular kurang dari 50 mL/min. (Suyono, et al, 2001)
Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">gagal ginjal kronik, penyakit gagal ginjal, Blog <a href=Keperawatan"border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-hE4r-fkPocs/T_7molpNhXI/AAAAAAAAAaI/R0JlZhpFkZw/s200/GagalGinjalKronis@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Demikian tadi adalah beberapa pengertian serta definisi penyakit gagal ginjal kronis. Setelah kita mengetahui apa yang dimaksud dengan gagal ginjal maka berikutnya adalah mengenai patofisiologi gagal ginjal dan terutama patofisiologi gagal ginjal kronik.

Gagal ginjal kronis selalu berkaitan dengan penurunan progresif GFR. Stadium gagal ginjal kronis didasarkan pada tingkat GFR ( Glomerularus Filtration Rate ) yang tersisa dan mencakup dari :
  1. Penurunan cadangan ginjal. Yang terjadi bila GFR turun 50% dari normal (penurunan fungsi ginjal), tetapi tidak ada akumulasi sisa metabolik. Nefron yang sehat mengkompensasi nefron yang sudah rusak, dan penurunan kemampuan mengkonsentrasi urin, menyebabkan nocturia dan poliuri. Pemeriksaan CCT 24 jam diperlukan untuk mendeteksi penurunan fungsi ginjal.
  2. Insufisiensi ginjal. Terjadi apabila GFR turun menjadi 20 35% dari normal. Nefron-nefron yang tersisa sangat rentan mengalami kerusakan sendiri karena beratnya beban yang diterima. Mulai terjadi akumulai sisa metabolik dalam darah karena nefron yang sehat tidak mampu lagi mengkompensasi. Penurunan respon terhadap diuretic, menyebabkan oliguri, edema. Derajat insufisiensi dibagi menjadi ringan, sedang dan berat, tergantung dari GFR, sehingga perlu pengobatan medis
  3. Gagal ginjal yang terjadi apabila GFR kurang dari 20% normal.
  4. Penyakit gagal ginjal stadium akhir. Terjadi bila GFR menjadi kurang dari 5% dari normal. Hanya sedikit nefron fungsional yang tersisa. Di seluruh ginjal ditemukan jaringan parut dan atrofi tubuluS. Akumulasi sisa metabolik dalam jumlah banyak seperti ureum dan kreatinin dalam darah. Ginjal sudah tidak mampu mempertahankan homeostatis dan pengobatannya dengan dialisa atau penggantian ginjal.(Corwin, 1994)
Beberapa hal dapat menimbulkan penyakit gagal ginjal kronik ini. Penyebab gagal ginjal juga bermacam-macam. Berikut penyebab gagal ginjal kronik yaitu :
  1. Infeksi saluran kemih (pielonefritis kronis)
  2. Penyakit peradangan (glomerulonefritis)
  3. Penyakit vaskuler hipertensif (nefrosklerosis, stenosis arteri renalis)
  4. Gangguan jaringan penyambung (SLE, poliarteritis nodusa, sklerosis sitemik)
  5. Penyakit kongenital dan herediter (penyakit ginjal polikistik, asidosis tubulus ginjal)
  6. Penyakit metabolik (DM, gout, hiperparatiroidisme)
  7. Nefropati toksik
  8. Nefropati obstruktif (batu saluran kemih). (Price & Wilson, 1994)
Dalam menegakkan diagnosa gagal ginjal kronis ini kita juga memerlukan beberapa pemeriksaan penunjang. Berikut beberapa pemeriksaan penunjang dalam rangka menegakkan diagnosa penyakit gagal ginjal kronik yaitu :
  1. Pemeriksaan Laboratorium. Pemeriksaan laboratorium ini meliputi pemeriksaan laboratorium darah dan juga laboratorium urine. Pada pemeriksaan laboratorium darah yang kita perksa antara lain : BUN, Kreatinin, elektrolit (Na, K, Ca, Phospat), Hematologi (Hb, trombosit, Ht, Leukosit), protein, antibody (kehilangan protein dan immunoglobulin). Sedangkan pada pemeriksaan urine yang kita periksa antara lain yaitu : Warna, PH, BJ, kekeruhan, volume, glukosa, protein, sedimen, SDM, keton, SDP, TKK/CCT
  2. Pemeriksaan EKG. Pemeriksaan EKG ini digunakan dalam rangka melihat gambaran mengenai hipertropi ventrikel kiri, tanda perikarditis, aritmia, dan gangguan elektrolit (hiperkalemi, hipokalsemia)
  3. Pemeriksaan USG. Pemeriksaan USG ini dilakukan untuk dapat menilai besar dan bentuk ginjal, tebal korteks ginjal, kepadatan parenkim ginjal, anatomi system pelviokalises, ureter proksimal, kandung kemih serta prostate.
  4. Pemeriksaan Radiologi. Pemeriksaan radiologi yang digunakan untuk menegakkan diagnosa gagal ginjal kronik ada beberapa macam. Macam pemeriksaannya yaitu : Renogram, Intravenous Pyelography, Retrograde Pyelography, Renal Aretriografi dan Venografi, CT Scan, MRI, Renal Biopsi, pemeriksaan rontgen dada, pemeriksaan rontgen tulang, foto polos abdomen.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai pengenalan akan Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/gagal-ginjal-kronis.html" target="_blank">penyakit gagal ginjal kronik dan semoga bisa berguna serta dapat bermanfaat.

Prosedur Kateterisasi Jantung

0 komentar
Kateterisasi Jantung. Pemeriksaan jantung invasif salah satunya adalah dengan melakukan tindakan Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/prosedur-kateterisasi-jantung.html" target="_blank">kateterisasi jantung ini. Tindakan medis Angiografi Koroner / Kateterisasi Jantung ini sudah tersedia di Rumah Sakit yang besar dan juga rumah sakit yang memiliki laboratorium kateterisasi jantung dan juga mempunyai fasilitas yang seringkali di sebut dengan Cardiac Center ( Pusat Pelayanan Jantung Terpadu ).

Kateterisasi jantung adalah merupakan prosedur diagnostik untuk melihat kelainan jantung, meliputi dari kelainan anatomi jantung, penyempitan / sumbatan pembuluh darah koroner, gangguan fungsi jantung dan sebagainya. Demikian yang dimaksud dengan pengertian kateterisasi jantung / angiografi koroner.

Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/prosedur-kateterisasi-jantung.html">kateterisasi jantung, angiografi koroner, pemeriksaan jantung invasif,Keperawatan.jpg" width="200" />

Dalam dua medis kita mengenal akan dua jenis angiografi koroner yaitu :
  1. Kateterisasi jantung koroner. Pemeriksaan jantung invasif ini mempunyai tujuan untuk pemeriksaan pembuluh darah koroner yang fungsi dari pembuluh darah koroner tersebut adalah untuk memperdarahi jantung. Biasanya pemeriksaan kateterisasi jantung ini seringkali dilakukan pada pasien dengan keluhan nyeri dada yang khas, Pasien UAP (Unstable Angina Pektoris), dan juga pasien jantung koroner.
  2. Penyadapan Jantung. Kateterisasi jantung jenis penyadapan jantung ini adalah jenis pemeriksaan jantung invasif yang bertujuan untuk mengetahui tekanan dan kandungan oksigen (saturasi) dalam ruang-ruang jantung. Biasanya dilakukan pada pasien yang menderita penyakit jantung bawaan seperti ASD, VSD dan sejenisnya.
Dalam setiap pelaksanaan diagnostik medis tentunya ada persiapan sebelumnya. Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum dilakukan tindakan kateterisasi jantung ini adalah :
  1. Pemeriksaan laboratorium ( pemeriksaan darah ).
  2. Pemeriksaan perekaman EKG.
  3. Uji latih beban (Treadmill).
  4. Foto dada ( Rontgen Dada ).
  5. Puasa makan ( Tahan Makan )4 - 6 jam sebelum tindakan, minum obat seperti biasa.
  6. Mendapat penjelasan tentang prosedur tindakan kateterisasi jantung.
  7. Diminta untuk menandatangi persetujuan tindakan (inform consent)
  8. Dicukur pada daerah mana kateter akan dimasukkan.
  9. Dipasang infus di lengan / tungkai kiri.
Prosedur tindakan kateterisasi jantung. Bila orang yang awam tentunya belum mengerti akan tindakan kateterisasi jantung ini. Bahkan seringkali pasien yang akan dilakukan pemeriksaan angiografi koroner ini. Untuk itulah perlunya inform consent (persetujuan tindakan) dan juga penjelasan tindakan kateterisasi ini dari pihak medis kepada pasiennya.

Prosedur tindakan kateterisasi jantung ini adalah merupakan tindakan invsif jantung yang menggunakan anestesi lokal. Anestesi lokal ini diberikan pada daerah yang akan dilakukan penusukan kateter jantung tersebut. Tempat pembuluh darah yang dilakukan pada pemeriksaan angografi koroner ini adalah dilakukan di arteri radialis atau pun arteri femoralis.

Setelah anastesi lokal, dilakukan pemasangan selongsong (sheath) pada pembuluh darah di tangan atau kaki (arteri femoralis / arteri radialis) agar kateter dapat dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Dengan kateter khusus tersebut akan dimasukkan sampai ke jantung ataupun pembuluh koroner jantung, dan pasien tidak akan merasakan sakit. Setelah sampai pada pembuluh koroner jantung, maka zat kontras akan diinjeksikan ke dalam koroner jantung dan dilihat dengan menggunakan fluroskopi sinar x-ray. Tabung x-ray ini dapat dirubah pada berbagai posisi sehingga memberikan gambaran yang baik mengenai pembuluh koroner jantung.

Dari hasil pemeriksaan kateterisasi jantung ini maka akan ditemukan adakah penyempitan pembuluh darah koroner atau tidak. Bila dalam hasilnya ditemukan adanya penyumbatan atau pun penyempitan pembuluh darah maka ada tindakan selanjutnya apakah itu dengan pemasangan cincin jantung (stent jantung) atau tindakan operasi bedah jantung ( CABG ). Bila ditemukan hasil normal (normal koroner) tentunya tindakan selanjutnya seperti PCI dengan atau tanpa stent atau bahkan operasi bedah jantung tidak dilaksanakan. Bila sahabat ingin mengetahui akan prosedur pemasangan cincin jantung sahabat bisa membacanya Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pemasangan-cincin-jantung.html" target="_blank">disini PCI

Demikian tadi sahabat sedikit mengenai apa yang dimaksud dengan prosedur tindakan invasif jantung yang disebut dengan Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/prosedur-kateterisasi-jantung.html" target="_blank">kateterisasi jantung dan semoga dengan hal ini bisa berguna serta dapat memberikan manfaat. Dan prosedur ini juga telah dilakukan Keperawatan1.blogspot.com/2012/11/iphone5-gadget-impian.html" target="_blank">ayah saya ketika setelah mendapatkan serangan jantung dan alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Untuk selanjutnya akan diposting mengenai keterisasi jantung ini ditinjau dari segi Keperawatan yaitu mengenai askep kateterisasi jantung dan semoga bisa berguna serta bermanfaat.

Pelajaran Hikmah Ramadhan

0 komentar
Pelajaran Hikmah Ramadhan - Bulan Ramadhan hanya tinggal beberapa hari lagi dan tentunya kita sebagai umat Islam wajib manjalankan puasa ramadhan sebagaimana telah disyariatkan dalam agama kita yaitu Islam. Kita sedang berada di akhir-akhir bulan Syaban dan sebentar lagi tiba bulan yang sudah kita nanti-nantikan, bulan yang selalu kita rindukan kedatangannya yang kemarin kita lepas dengan linangan air mata karena enggan untuk berpisah dengannya, yaitu bulan di mana Allah mencurahkan kasih sayang sepenuhnya kepada umat-Nya yang beriman dan bulan tersebut merupakan bulan yang paling mulia dibanding dengan bulan-bulan yang lain yaitu bulan suci Ramadhan.

Marhaban Ya Ramadhan. Selamat datang bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan keberkahan dan juga kebaikan. Dan kita sebagai umatNya dan umat Rasulullah shallallahu a'laihi wa sallam wajib melaksanakan salah satu kewajiban kita yaitu kewajiban menjalankan puasa. Kewajiban dalam melaksanakan puasa di Bulan Ramadhan ini telah Allah Firman kan dalam salah satu ayatNya yaitu : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa".(QS. Al Baqarah{2} : 183).

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">pelajaran bulan ramadhan, hikmah bulan ramadhan, Blog <a href=Keperawatan" border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-MIKqlDLLFNM/T__86-cx17I/AAAAAAAAAaU/grQMHU9Wx_U/s200/PelajaranHikmahRamadhan@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Hikmah Ramadhan bagi kesehatan juga telah diposting oleh Blog Keperawatan yaitu mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/manfaat-puasa-untuk-kesehatan.html" target="_blank">Manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan dan itu hanya sebagian kecil dari manfaat hikmah bulan ramadhan yang bisa ditangkap oleh kita terutama dalam hal manfaat puasa bagi kesehatan. Dan tentunya masih banyak juga yang belum bisa diungkap hikmah puasa Ramadhan bagi kita yang menjalankannya.

Bulan Ramadhan adalah bulan kebaikan serta bulan penuh dengan keberkahan. Banyak pula Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pelajaran-hikmah-ramadhan.html" target="_blank">pelajaran hikmah ramadhan yang bisa kita petik dari kebaikan keberkahan bulan Ramadhan ini.
Diantara pelajaran Ramadhan adalah :
  1. Pelajaran dan belajar untuk pandai menahan diri dari hal yang membatalkan ibadah kita termasuk ibadah puasa ramadhan kita. Kita mengetahui bahwasannya puasa ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti halnya makan, minum, hubungan kelamin, dan lain-lain) dan dimulai semenjak mulai terbitnya fajar di pagi hari sampai dengan terbenamnya matahari, disertai niat ibadah ikhlas hanya kepada Allah, karena mengharapkan ridho-Nya serta menyiapkan diri dengan baik dalam rangka meningkatkan takwa kepada Allah Ta'ala. Jadi niat kita adalah karena mencari keridhoan Allah dan menahan diri dari sesuatu yang merusak bahkan membatalkan puasa kita walaupun dalam keadaan bukan berpuasa hal tersebut di atas dasarnya adalah hal yang mubah.
  2. Pelajaran untuk meningkatkan kadar keimanan serta ketakwaan kita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para setan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu -pintu neraka, tidak ada satu pintupun yang dibuka, dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintupun yang tertutup, berseru seorang penyeru: wahai orang yang ingin kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi Allah membebaskan sejumlah orang dari neraka. Hal itu terjadi pada setiap malam."(HR. Tirmidzi). Dengan dibukanya pintu kebaikan maka marilah kita manfaatkan moment Bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan keimanan serta ibadah kita dan juga menjauhi segala hal-hal yang buruk. Tentunya hal tersebut bukan hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja, tetapi pada sebelas bulan berikutnya. Hanya saja pelajaran dan hikmah bulan Ramadhan ini kita gunakan untuk banyak berbuat kebaikan serta sunnah-sunnah Rasulullah.
  3. Pelajaran ramadhan selanjutnya adalah kita bisa belajar bahwasannya puasa akan membuat kita bisa merasakan rasa lapar serta dahaga yang seringkali melingkupi saudara-saudara kita yang serba kekurangan dan berada di bawah garis kemiskinan. Dengan kita bisa merasakan haus dan dahaga maka kita akan bisa semakin toleransi kepada saudara-saudara kita dan tak segan untuk bisa memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita, bahwasannya kita hidup bersama orang lain dan kita harus bisa untuk saling berbagi.
Demikian tadi sahabat semuanya mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pelajaran-hikmah-ramadhan.html"target="_blank">pelajaran hikmah ramadhan dan semoga dengan kita bisa mendapatkan pelajaran hikmah puasa ramadhan ini bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya aamiin.

Penyebab dan Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

0 komentar
Tekanan darah tinggi merupakan keadaan dimana tekanan darah lebih tinggi dari batas normal. Tekanan darah tinggi juga disebut hipertensi.

Tekanan darah seseorang dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tinggi badan, berat badan, aktivitas fisik, suasana hati dan penyakit lain seperti penyakit ginjal dan jantung. Selain itu, kecemasan juga dapat mempengaruhi tekanan darah seseorang.

Ada banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Semakin tua usia seseorang, semakin tinggi tekanan darahnya.

obat darah tingggi manjur, cara mengatasi penyakit tekanan darah tinggi ampuh
Jenis kelamin juga dapat berpengaruh terhadap tekanan darah. Laki-laki mempunyai tekanan darah lebih tinggi daripada perempuan. Selain itu, tinggi badan juga berpengaruh terhadap tekanan darah.

Orang yang berbadan tinggi mempunyai tekanan darah lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang yang tinggi badannya lebih pendek.

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi mempunyai risiko terkena penyakit-penyakit berbahaya tertentu. Salah satunya adalah dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke.


Penyebab tekanan darah tinggi ada berbagai macam. Penyebab darah tinggi dapat digolongkan menjadi 2 macam, yaitu penyebab primer dan penyebab sekunder.

Penyebab tekanan darah tinggi termasuk ke dalam penyebab primer bila penyebabnya adalah hal yang pasti. Contoh primer yaitu kebiasaan menghisap rokok, kadar kolesterol dalam dalam darah yang tinggi dan kelebihan berat badan. Bila penyebab tekanan darah tinggi berkaitan dengan suatu penyakit tertentu, maka temasuk ke dalam penyebab sekunder. Contoh penyebab sekunder yaitu imobilitas, obesitas, sakit kronis, kanker, obat-obatan ilegal dan rasa sakit akibat luka bakar.

Diagnosa
Tekanan darah tinggi dapat didiagnosa melalui tes darah dan urin. Tingkat koesterol dalam darah dan fungsi ginjal juga diperiksa. Kebiasaan makan dan tingkat aktivitas juga perlu diketahui.

Pengobatan
Tekanan darah tinggi dapat diatasi dengan cara diet serat, meningkatkan aktivitas fisik dan penurunan berat badan. Menghindari makanan yang mengandung kolesterol juga baik untuk penderita tekanan tinggi untuk mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh. Bila penyebab tekanan darah tinggi adalah karena penyakit, maka penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu.

Bahaya Perokok Pasif dan Perokok Aktif

0 komentar
Merokok merupakan penyebab berbagai macam penyakit berbahaya yang mematikan. Pengguna rokok bukan hanya orang dewasa saja, tetapi sudah merambah ke remaja hingga anak kecil.

Merokok bukan hanya meningkatkan risiko terhadap penyakit paru-paru saja, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru, emphysema, stroke, kanker mulut dan penyakit jantung. Dengan berbagai dampak buruk Kesehatan, menghisap rokok bukanlah aktivitas yang baik, bak bagi diri sendiri, maupun orang lain.

akibat merokok, bahaya perokok pasif
Merokok memiliki banyak dampak buruk bagi Kesehatan. Merokok dapat merusak sistem kardiovaskular, meningkatkan denyut jantung, menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko stroke, merusak pembuluh darah, mengurangi aliran darah ke jantung dan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke jaringan tubuh.

Merokok bukan hanya merugikan bagi yang orang merokok saja, tetapi juga orang yang di sekitarnya. Orang yang bukan perokok yang di sekitar orang merokok dapat menghirup asap rokok. Orang seperti ini disebut dengan perokok pasif atau perokok sekunder.

Risiko perokok pasif lebih tinggi pada perempuan, anak-anak dan bayi. Asap rokok yang terhisap oleh anak-anak dan bayi dapat menyebabkan asma, infeksi telinga, bahkan bayi yang menjadi perokok pasif dapat mengalami sindrom kematian bayi.

Perokok pasif dapat mengalami gejala seperti pembentukan lendir yang berlebihan pada saluran napas, batuk, iritasi paru-paru, nyeri dada dan ada rasa tidak nyaman di dada. Perokok pasif juga bisa merasa iritasi pada hidung, mata dan tenggorokan. Bila perokok pasif mengalami nyeri dada, hal tersebut bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena penyakit jantung.

Pada perokok aktif, merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Selain menurunkan risiko terkena serangan jantung, menghentikan kebiasaan merokok juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Menghentikan kebiasaan merokok perlu upaya fisik dan mental. Perokok harus memahami bahaya dari merokok.

Jadi, dengan berbagai dampak buruk Kesehatan, merokok bukanlah merupakan kebiasaan yang baik dan merupakan kebiasaan yang harus dihindari. Adalah langkah yang baik untuk meninggalkan kebiasaan merokok.

Kamis, 12 Juli 2012

Persalinan Normal

0 komentar
Persalinan Normal. Persalinan adalah proses yang dinanti-nanti seorang ibu hamil dalam menjalani proses kehamilannya. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup, dari dalam uterus melalui vagina atau jalan lain ke dunia luar. Demikian yang disebut dengan pengertian persalinan / kelahiran. Nah kali ini Blog Keperawatan akan berbagi sedikit mengenai apa yang dimaksud dengan proses Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/persalinan-normal.html" target="_blank">persalinan normal dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat.

Bila kita berbicara mengenai partus (kelahiran) normal tentunya ada kebalikannya dengan apa yang disebut dengan partus kelahiran abnormal. Yang dimaksud dengan pengertian partus normal adalah bayi lahir melalui vagina dengan letak belakang kepala / ubun-ubun kecil, tanpa menggunakan alat / pertolongan istimewa, serta tidak melukai ibu maupun bayi (kecuali episiotomi), dan proses persalinan berlangsung dalam waktu kurang dari 24 jam.

Sedangkan yang dimaksud dengan partus abnormal adalah bayi yang dilahirkan melalui vagina dengan bantuan tindakan atau alat seperti versi / ekstraksi, cunam, vakum, dekapitasi, embriotomi dan sebagainya, atau lahir per abdominam dengan oprasi SC (sectio cesarea). Demikian kurang lebih pengertian partus abnormal atau persalinan menggunakan alat bantu.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">persalinan normal, kelahiran normal, Blog <a href=Keperawatan"border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-DCqX7ameShk/T_hR16YHTsI/AAAAAAAAAYA/-tSpm_YXd0k/s200/PersalinanNormal@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Selanjutnya kita melangkah ke dalam proses persalinan normal. Sebuah persalinan kelahiran dikatakan normal bila mempunyai sebab sebagai berikut :
  1. Penurunan fungsi plasenta : kadar progesteron dan estrogen menurun mendadak, nutrisi janin dari plasenta berkurang.
  2. Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus Frankenhauser, menjadi stimulasi (pacemaker) bagi kontraksi otot polos uterus.
  3. Iskemia otot-otot uterus karena pengaruh hormonal dan beban, semakin merangsang terjadinya kontraksi.
  4. Peningkatan beban / stress pada maternal maupun fetal dan peningkatan estrogen mengakibatkan peningkatan aktifitas kortison, prostaglandin, oksitosin, menjadi pencetus rangsangan untuk proses persalinan.
Dalam dunia kesehatan kita mengenal akan tiga faktor P dalam proses kelahiran. Tiga P tersebut Power, Passage, Passenger. Berikut maksud ketiga hal tersebut :
  • Power. P yang pertama adalah POWER. Yang dimakksud power di sini adalah His (kontraksi ritmis otot polos uterus), kekuatan mengejan ibu, keadaan kardiovaskular respirasi metabolik ibu.
  • Passage. P yang kedua adalah PASSAGE. Passage ini yang dimaksud adalah keadaan jalan lahir dari sang ibu hamil yang akan melahirkan.
  • Passanger, P yang ketiga adalah PASSANGER. Yang dimaksud passanger ini adalah keadaan janin yang akan keluar dari sang ibu. Passenger ini meliputi : letak, presentasi, ukuran/berat janin, ada / tidak kelainan anatomik mayor.
Setelah kita mengenal hal tersebut di atas, maka kita akan menginjak kepada apa yang dimaksud dengan HIS. His persalinan adalah gelombang kontraksi ritmis otot polos dinding uterus yang dimulai dari daerah fundus uteri di mana tuba falopii memasuki dinding uterus, awal gelombang tersebut didapat dari pacemaker yang terdapat di dinding uterus daerah tersebut. Resultante efek gaya kontraksi tersebut dalam keadaan normal mengarah ke daerah lokus minoris yaitu daerah kanalis servikalis (jalan lahir) yang membuka, untuk mendorong isi uterus ke luar. Demikian yang dimaksud dengan pengertian his pada persalinan.

Faktor yang menyebabkan his dalam Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/persalinan-normal.html" target="_blank">persalinan normal adalah sebagai berikut :
  1. Kerja hormon oksitosin
  2. Regangan dinding uterus oleh isi konsepsi 3
  3. Rangsangan terhadap pleksus saraf Frankenhauser yang tertekan massa konsepsi.

Rabu, 11 Juli 2012

Diare Pada Bayi

0 komentar
Diare Pada Bayi. Diare adalah salah satu masalah yang terjadi pada saluran pencernaan kita. Diare bisa terjadi pada setiap orang termasuk juga bisa terjadi pada anak. Kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/diare-pada-bayi.html" target="_blank">diare pada bayi dan semoga dengan kita mengetahui apa yang terjadi bila diare pada anak kita serta penangannya dan semoga bisa berguna serta bermanfaat.

Diare pada umumnya yang kita kenal dan pahami adalah bahwa hal tersebut menggambarkan pembuangan tinja kita yang tidak normal dan cair. Ada pengertian diare yang diambilkan dari Ilmu Kesehatan Anak, 2005 bahwa yang dimaksud dengan diare diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">diare pada anak, Diare Pada Bayi, Blog <a href=Keperawatan"border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/-PK5qhTsH-3Y/T_xe8PznknI/AAAAAAAAAZU/1-jvdFmExBc/s200/DiarePadaAnak@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Diare merupakan buang air besar (defeksi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml per jam tinja) dengan tinja yang berbentuk cairan setengah cair (setengah padat) dapat pula disertai frekuensi defeksi yang lebih meningkat. Demikian pengertian diare menurut Kapita Selekta Kedokteran, 2001.

Penyakit diare kini masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan angka kesakitan dan angka kejadian diare di Indonesia berkisar diantara 150-430 per seribu penduduk setahunnya. Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan, angka kematian dirumah sakit dapat ditekan menjadi kurang dari 3%.

Diare pada anak atau penyakit mencret pada bayi pada saat ini di Indonesia masih menjadi penyebab kematian yang utama, yaitu nomor dua pada balita dan nomor tiga pada semua umur, penyakit diare terjadi pada 28 dari 100 penduduk. Neonatus dikatakan dan didiagnosa diare bila frekuensi buang air besar sudah lebih dari 4 kali, sedangkan untuk bayi berumur lebih dari 1 bulan dan anak, bila frekuensinya lebih dari 3 kali. Itu sudah dikatakan sebagai diare pada bayi.Ada beberapa penyebab diare bayi anak yang seringkali menimpa anak kita.

Diare kronik bagi bayi dan anak adalah diare yang berlangsung lebih dari batas waktu dua minggu. Sebagian besar ibu-ibu tidak mengetahui penyebab diare pada anaknya, seperti makanan yang diberikan atau lingkungan yang kotor yang tidak disadari dapat menyebabkan diare disini peneliti mengambil batasan pada faktor-faktor penyebab diare.

Ada beberapa penyebab diare diantaranya yaitu :
  1. Faktor lingkungan.
  2. Makanan.
  3. Infeksi virus atau infeksi bakteri pada saluran pencernaan.
  4. Malabsorbsi.
  5. Faktor psikologis.
Yang pertama harus dilakukan bila Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/diare-pada-bayi.html" target="_blank">diare pada anak kita adalah pikirkan kemungkinan penyebabnya, kedua, cegah terjadinya dehidrasi. Awal pertolongan kita bila anak atau bayi menderita diare adalah memberi masukan cairan baik itu dengan minum susu atau minum air putih. Hal ini untuk mencegah dehidrasi bayi / anak. Bila tidak berhenti dan anak atau bayi tampak lemas dan tidak mau minum segera rujuk ke tempat pelayanan kesehatan baik itu puskesmas atau pun rumah sakit yang terdekat.

Diare akut adalah diare yang awalnya mendadak dan berlangsung singkat, dalam beberapa jam sampai 7 atau 14 hari. Diare kronik bagi bayi dan anak adalah diare yang berlangsung lebih dari batas waktu dua minggu. Karena diare pada anak dan diare pada bayi berbahaya bila tidak segera mendapatkan pertolongan, maka sebagai orang tua kita harus bisa mengetahui tanda gejala diare bayi anak dan bila tidak bisa menanganinya sendiri akan jauh lebih baik datang ke tempat pelayanan kesehatan agar memperoleh pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

0 komentar
Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/manfaat-puasa-untuk-kesehatan.html">Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Puasa Ramadhan 1433 H hanya tinggal menghitung hari lagi. Taidak terasa hampir satu tahun kita telah meninggalkan Ramadhan 1432 tahun lalu dan kita telah satu tahun diberi kenikmatan Allah Subhanahu Wa'ala kesehatan sehingga kita Insya Allah akan menjumpai tamu agung yaitu Ramadhan.

Puasa adalah menurut syariat dalam agama kita ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti halnya makan, minum, hubungan kelamin, dan lain-lain) dan dimulai semenjak mulai terbitnya fajar di pagi hari sampai dengan terbenamnya matahari, disertai niat ibadah ikhlas hanya kepada Allah, karena mengharapkan ridho-Nya serta menyiapkan diri dengan baik dalam rangka meningkatkan takwa kepada Allah Ta'ala. Itulah sedikit pengertian puasa yang bisa saya simpulkan.

Allah telah mensyariatkan kewajiban puasa Ramadhan ini bagi setiap pemeluk Agama Allah yaitu Agama Islam ini. Dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang tentunya di bulan Ramadhan akan seringkali diulang-ulang dalam kajian, dalam kuliah subuh, kultum tarawih tentunya para ustadz, kyai akan sering melafalkan ayat 183 Surat Al-Baqarah ini yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"
. Sebuah kewajiban bagi kita semua untuk melaksanakannya. Bila tidak ada halangan dan tidak mengerjakan puasa Ramadhan bagi baginya adalah dosa.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan, keutamaan hikmah puasa RamadhanKeperawatan.jpg" width="200" />

Banyak hikmah keutamaan puasa Ramadhan serta juga manfaat puasa bagi kesehatan yang dapat kita peroleh di Bulan Ramadhan ini. Diantara keutamaan hikmah puasa ramadhan yang telah disabdakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :
  • "Semua amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena dia itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai." (HR. Bukhari (1904) dan Muslim (1151).
  • "Barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni seluruh dosanya yang telah berlalu." (HR. Bukhari (1900) dan Muslim (760).
Demikian beberapa hadist tentang keutamaan puasa Ramadhan yang telah disabdakan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wa sallam.

Selain puasa Ramadhan mempunyai hikmah yang banyak, manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan juga tidak sedikit. Berikut beberapa manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan :
  1. Dengan kita menjalankan puasa dan khusunya puasa ramadhan ini akan mengistirahatkan organ pencernaan dan perut dari kelelahan kerja yang terus menerus dalam sehari-hari tanpa istirahat, mengeluarkan sisa makanan dari dalam tubuh, memperkuat badan.
  2. Dengan kita menjalankan puasa bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengendalikan tekanan darah. Itulah sebabnya, puasa sangat dianjurkan bagi perawatan mereka yang menderita Keperawatan1.blogspot.com/2012/04/mengenal-diabetes-melitus-dm.html" target="_blank">penyakit diabetes, kolesterol tinggi (Keperawatan1.blogspot.com/2012/06/kolesterol-jahat.html" target="_blank">kolesterol jahat), kegemukan dan juga Keperawatan1.blogspot.com/2012/05/penyakit-hipertensi-tekanan-darah.html" target="_blank">penyakit hipertensi.
  3. Dengan kita berpuasa maka hal tersebut akan trut membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi). Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Dengan puasa, berarti kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga hal ini akan menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh.
  4. Dengan berpuasa juga akan mendorong peremajaan dan juga pergantian sel-sel tubuh yang rusak dengan yang baru. Sehingga sel-sel tubuh akan mengalami proses peremajaan yang lebih cepat daripada biasanya.
  5. Dalam keadaan kita berpuasa ternyata hal tersebut juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan saat puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalani kenaikkan pesat. Dengan kenaikan yang cukup signifikan hal ini akan berpengaruh terhadap peningkatan kekebalan tubuh kita.
  6. Tatkala kita sedang menjalankan ibadah puasa, maka keadaan psikologi kita akan lebih tenang daripada keadaan tidak sedang berpuasa. Keadaan jiwa yang tenang, tidak dipenuhi amarah maka hal tersebut akan dapat menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh kita. Seperti kita ketahui bahwasannya Rasulullah juga melarang kita untuk marah, ternyata dalam kondisi marah akan terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah denyut jantung. Adrenalin juga dapat menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, Keperawatan1.blogspot.com/search/label/Penyakit%20Jantung" target="_blank">penyakit jantung dan otak seperti stroke,dan juga penyakit Keperawatan1.blogspot.com/2012/04/penyakit-jantung-koroner.html" target="_blank">jantung koroner, dan lainnya
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/manfaat-puasa-untuk-kesehatan.html">Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - manfaat puasa Ramadhan bagi kesehatan. Yang tersebut hanya sedikit manfaat puasa bagi ksehatan serta hikmah keutamaan puasa ramadhan yang kita ketahui. Tentunya ada lebih banyak manfaat puasa, hikmah serta keutamaan puasa Ramadhan yang belum bisa kita sebagai manusia membuka tabir dari disyariatkannya kewajiban puasa ramadhan ini bagi kaum Muslim. Karena keterbatasan serta kecilnya pengetahuan serta ilmu kita dibandingkan IlmuNya Allah Ta'ala.

Selasa, 10 Juli 2012

Pencegahan Penyakit Hepatitis

0 komentar
Pencegahan Penyakit Hepatitis. Penyakit Hepatitis adalah segala hal bentuk peradangan yang menyerang organ tubuh yang disebut dengan hati ataupun liver. Demikian kurang lebih dari pengertian penyakit hepatitis. Hepatitis sendiri terbagi dengan Hepatitis A,B, dan C. Itu yang kita kenal pada umumnya. Pada kenyataannya terdapat juga jenis penyakit hepatitis D, E, G hanya saja jenis penyakit hepatitis tadi belum familiar di telinga kita.

Dalam postingan sebelumnya mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/penyakit-hepatitis.html" target="_blank">penyakit hepatitis kita sudah mengenal akan penyakit hepatitis A, penyakit hepatitis B dan juga penyakit hepatitis C. Pada kesempatan kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai pencegahan penyakit hepatitis ini. Khususnya adalah pencegahan penyakit hepatitis B. Pencegahan penyakit hepatitis ini pada hakekatnya adalah kembali pada diri kita sendiri. Bagaimana kita bisa mencegah penyakit hepatitis ini.

Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pencegahan-penyakit-hepatitis.html">pencegahan penyakit hepatitis, mencegah hepatitisKeperawatan.jpg" title="Pencegahan Penyakit Hepatitis" width="200" />

Apalagi bagi kita yang bertugas di bidang kesehatan dan juga bidang Keperawatan sebagai petugas kesehatan yang setiap harinya bertemu dengan beragam pasien dan juga beragam jenis penyakit. Apalagi jenis penyakit hepatitis atau penyakit kuning ini termasuk dalam kategori jenis penyakit menular. Karena petugas kesehatan adalah salah satu bagian golongan resiko tinggi tertular hepatitis ini.

Dalam hal mencegah hepatitis ini terbagi menjadi dua kategori pencegahan penyakit hepatitis ini. Yaitu pencegahan penyakit hepatitis secara umum dan juga pencegahan penyakit hepatitis secara khusus. Karena penyakit hepatitis ini adalah karena virus dan sebagian besar menular melalui darah atau pun cairan tubuh yang tercemar dengan virus hepatitis ini maka kita harus benar-benar waspada akan penularan penyakit hepatitis ini.

Yang termasuk kategori Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pencegahan-penyakit-hepatitis.html" target="_blank">mencegah penularan penyakit hepatitis secara umum adalah sebagai berikut :
  1. Menghindari kontak seksual atau hubungan badan dengan penderita hepatitis B, termasuk dalam hal ini kontak dengan cairan tubuh seperti ludah dan juga sperma.
  2. Menghindari pemakaian alat suntik yang tidak steril ( dalam dunia kesehatan harus menggunakan alat suntik sekali pakai ), alat tatto, alat tindik, pemakaian narkoba yang menggunakan jenis alat suntik sebagai medianya, berganti-ganti pasangan.
  3. Pada ibu hamil untuk mengadakan skrining pada awal kehamilan serta juga setelah memasuki trimester ke III kehamilan.
Dan yang masuk dalam mencegah dan pencegahan penyakit hepatitis secara khusus adalah dengan melakukan imunisasi aktif. Imunisasi aktif hepatitis ini adalah bertujuan jalur transmisi penyebaran penyakit hepatitis ini melalui program imunisasi bayi baru lahir dan kelompok resiko tinggi tertular hepatitis.

Bagi sahabat-sahabat yang membutuhkan informasi dan juga artikel mengenai bagaimana dengan penyakit hepatitis anak dan juga cara pencegahan penyakit hepatitis pada anak sahabat bisa membacanya di sini yaitu di Keperawatan1.blogspot.com/2012/11/hepatitis-pada-anak.html" target="_blank">penyakit hepatitis pada anak

Imunisasi aktif ini ditujukan dan sasarannya antara lain adalah :
  1. Bayi baru lahir dalam waktu 12 jam pertama kelahirannya.
  2. Anak serta remaja yang belum pernah mengikuti mengikuti imunisasi hepatitis.
  3. Tenaga medis termasuk dokter, perawat, petugas laboratorium dan sejenisnya.
  4. Pasien yang mendapatkan pengobatan hemodialisa (cuci darah).
  5. Kaum homoseksual, PSK, heteroseksual, dengan penderita virus hepatitis B.
  6. Penyalah guna obat.
Demikian sahabat-sahabat semuanya mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pencegahan-penyakit-hepatitis.html" target="_blank">pencegahan penyakit hepatitis dan khususnya adalah mengenai mencegah penyakit hepatitis B ini dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Teori Kepribadian Abraham Maslow

0 komentar
Teori Hirarki Abraham Maslow. Konsep humanisme yang diusung oleh Abraham Maslow mengemukakan bahwa yang menentukan keberhargaan seorang manusia adalah kapasitas atau kemampuannya untuk dapat merealisasikan diri. Teori humanistik percaya bahwa manusia memiliki potensi diri untuk sehat dan kreatif, jika kita mau menerima tanggungjawab bagi kehidupan diri kita sendiri. Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai hirarki kebutuhan manusia menurut Maslow.

Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/teori-kepribadian-abraham-maslow.html" target="_blank">Abraham H. Maslow (1908-1970) lahir dan besar di Brooklyn, dimana orangtuanya tinggal setelah beremigrasi dari Russia. Pada awalnya keluarga Maslow sangat miskin tetapi secara pesat meningkat pada lingkungan "kelas menengah", karena ayah Maslow yang seorang pengusaha pada akhirnya dapat menjadi sukses. Maslow tidak terlalu dekat dengan ibunya, sedangkan dia menganggap ayahnya adalah orang baik, tetapi tidak memahami minat intelektualnya. Itu sekilas mengenai masa kecil dan biografi Abraham H. Maslow.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">abraham maslow, teori kepribadian abraham maslow,teori hirarki maslow, Blog <a href=Keperawatan" border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-gPlnEKw9kpk/T_WanmUe32I/AAAAAAAAAX0/UdhPi2ljk04/s200/AbrahamMaslow@BlogKeperawatan.jpg" width="153" />

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia Abraham Maslow dijelaskan sebagai berikut :
  1. Kebutuhan fisiologis/biologis. Kebutuhan fisiologis menurut hierarki maslow adalah menepati urutan yang pertama dalam teori maslow mengenai kebutuhan dasar manusia
  2. Kebutuhan keselamatan dan keamanan. Pemenuhan kebutuhan ini baik secara fisik maupun psikologis. Perlindungan fisik diantaranya yaitu : perlindungan terhadap ancaman tubuh atau hidup, yang dapat berupa penyakit, kecelakaan, ancaman mekanik, bakteriologis serta bahaya dari lingkungan. Umumnya orang dewasa dapat menjaga keamanannya sendiri, dalam keadaan sakit mereka tidak dapat melindungi dirinya sendiri. Perlindungan psikologis diantaranya yaitu : perlindungan atas ancaman dari pengalaman yang baru, hubungan dengan orang lain, misal : lingkungan baru, tempat tinggal baru, awal sekolah.
  3. Kebutuhan rasa cinta serta rasa memiliki dan dimiliki. Mencintai sesama manusia merupakan unsur penting yang harus dipunyai oleh setiap individu. Kebutuhan akan cinta adalah sangat mendasar karena sangat menonjol dalam kehidupan. Kebutuhan ini misalnya memberi dan menerima kasih sayang, mendapatkan kehangatan keluarga, memiliki sahabat, diterima dalam kelompok. Beberapa ciri dari cinta : "Cinta tidak hanya sebagai perasaan yg diungkapkan tetapi merupakan serangkaian tindakan sebagai ungkapan terhadap orang lain. "Cinta tidak menuntut balasan dan tidak tawar menawar" ; "Cinta adalah pendorong dan selalu ada saat orang lain membutuhkan."
  4. Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain (pengakuan). Setiap manusia siapapun juga ingin dihargai. Pelanggaran terhadap harga diri seseorang dapat menimbulkan masalah. Harga diri sering dihubungkan dengan hormat terhadap diri dan orang lain. Mis: kebutuhan untuk mendapatkan kekuatan, meraih prestai, rasa percaya diri, pengakuan dari orang lain, dan kemerdekaan diri. Pada orang sakit, ketergantungan pada orang lain dapat menimbulkan gangguan pada harga dirinya.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri. Aktualisasi diri merupakan tingkat akhir / tertinggi dari kebutuhan menurut Maslow. Seseorang yang mencapai aktualisasi diri akan mewujudkan / merealisasikan kemampuannya, berkontribusi pada orang lain atau lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.
Yang termasuk dalam kategori pertama kebutuhan maslow tentang kebutuhan fisiologis / biologis diantaranya yaitu :
  1. Kebutuhan oksigen (O2). Manusia tidak dapat hidup tanpa cukup oksigen, dalam waktu 4-5 menit tanpa O2 akan menyebabkan kerusakan otak.
  2. Kebutuhan cairan (minuman) (H2O). Air sebagai bahan pelarut reaksi kimia dalam tubuh. Pada bayi proporsi air lebih besar dari pada orang dewasa, karena itu efek dehidrasi pada bayi lebih cepat.
  3. Kebutuhan nutrisi (makanan). Bila makanan yang diperlukan tidak diperoleh, tubuh akan menggunakan sumber-sumber dari tubuh sendiri, sehingga keadaan gizi dalam tubuh menurun.
  4. Kebutuhan eliminasi. Tubuh seseorang dapat berfungsi secara efisien bila sisa makanan, cairan, dan gas dapat dikeluarkan dan sisa metabolisme didetoksifikasi atau dikeluarkan.
  5. Kebutuhan istirahat dan tidur. Manusia tanpa tidur yang cukup, maka daya pikir dan konsentrasi akan menurun sehingga seseorang akan cepat marah, dan tidak dapat beraktivitas dengan baik.
  6. Kebutuhan bebas dari rasa nyeri/ kenyamanan. Kebutuhan antara orang yang satu dengan yang lain berbeda-beda. Rasa nyeri / sakit akan mengganggu beberapa kebutuhan dasar lainnya.
  7. Kebutuhan pengaturan suhu tubuh yang normal. Suhu tubuh yang konstan diperlukan agar sel-sel tubuh dapat berfungsi dengan baik dan aktif.
  8. Kebutuhan stimulus/rangsangan. Kebutuhan ini berasal dari fikiran atau dorongan seseorang untuk melakukan kegiatan kearah tujuan. Stimulus dapat dihubungkan dengan emosi dan proses pikir yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan suatu kegiatan/aktivitas.

Gejala dan Penyebab Penyakit Kanker Tenggorokan

0 komentar
Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Kanker dapat dialami oleh siapa saja, tidak peduli jenis kelamin, usia atau status sosial. Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan munculnya sel-sel abnormal yang tak terkendali pada jaringan normal.

Sel kanker bisa berkembang pada jaringan hingga organ, seperti payudara, kulit, saraf, tulang dan paru-paru. Pertumbuhan sel kanker dapat menghalangi fungsi organ-organ vital atau bisa juga menyebar ke seluruh tubuh.

gejala kanmker tenggorokan, penyekab kanker tengg
Salah satu jenis kanker adalah kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan merupakan kanker yang ditandai dengan munculnya pertumbuhan jaringan abnormal pada laring, pita suara atau bagian lain dari tenggorokan. Kanker tenggorokan dapat melibatkan tumor di dasar lidah, laring, pita suara dan amandel.

Risiko penyakit kanker tenggorokan bisa didapat oleh para pecandu alkohol dan perokok. Meminum akohol dan menghisap rokok berisiko besar dalam pertumbuhan kanker tenggorokan. Jenis kanker ini juga bisa disebabkan karena adanya pembesaran kelenjar tiroid atau disebut juga gondok kronis.

Hal ini bisa disebabkan oleh faktor genetik atau paparan radiasi. Meski tembakau diperkirakan menjadi penyebab besar kanker tenggorokan, penyakit ini belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Gejala kanker tenggorokan tergantung pada letak dan jenis tumor. Misalnya, kanker paru-paru dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada atau batuk. Sedangkan kanker usus dapat menyebabkan sembelit, darah pada tinja dan diare. Kanker tenggorokan mempunyai gejala umum, seperti: berkeringat di malam hari, demam, penurunan berat badan, menggigil, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.

Berikut gejala lain dari kanker tenggorokan
1. Batuk persisten.
2. Terdapat benjolan atau pembengkakan pada tenggorokan.
3. Adanya perasaan seperti ada sesuatu yang menyangkut di tenggorokan.
4. Mengalami perubahan suara.
5. Sakit tenggorokan.
6. Kesulitan menelan makanan.
7. Mengalami kesulitan bernapas.
8. Gangguan gastraintestinal, seperti diare atau sembelit.
9. Adanya pembengkakan kelenjar getah bening.


Pencegahan  Kanker Tenggorokan
Salah satu cara untuk mencegah kanker tenggorokan adalah dengan tindak merokok dan meminum alkohol. Seperti yang tertera pada bungkus rokok bahwa merokok bisa menyebabkan kanker.


Pengobatan  Kanker Tenggorokan
Dengan kemajuan zaman, sudah tersedia obat untuk penyakit kanker. Obat yang ada tidak dimaksudkan untuk menghancurkan sel kanker dan mengobati kanker, tapi hanya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kanker dan untuk pencegahan penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya. Kanker yang terlambat diobati bisa menyebabkan kematian. Jadi, pengobatan yang baik dilakukan adalah ketika stadium awal.

Manfaat Teh Hijau untuk <a href="http://toko-alkes.com">Kesehatan</a>

0 komentar
Sudah sekian lama orang China memanfaatkan teh hijau sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Seiring berjalannya waktu, pemanfaatan teh hijau tidak hanya di negara China saja, tetapi sudah menyebar ke berbagai negara. Teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang sangat baik untuk Kesehatan tubuh.

Teh hijau mempunyai berbagai manfaat Kesehatan. Teh hijau bisa mencegah berbagai penyakit seperti: penyakit jantung, kanker, infeksi, katarak dan gangguan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, teh hijau juga dapat mencegah kadar kolesterol tinggi dalam tubuh.

fungsi teh hijau apa saja, kegunaan minum teh hijau, teh hijauKesehatan" width="300" />
Teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan. Teh hijau juga dapat menambah metabolisme dalam tubuh. Selain itu, teh hijau dapat membantu membakar kalori yang ada di dalam tubuh.

Kemampuan teh hijau yang dapat melawan bakteri juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah terkena penyakit tertentu.

Di samping itu, teh hijau dapat membantu membunuh bakteri yang dapat menyebabkan plak dan kerusakan pada gigi. Meminum secangkir atau dua cangkir teh hijau secara teratur dapat membantu mengatasi bau mulut sehingga napas menjadi lebih segar.

Bagi para perokok berat, mengonsumsi kurang lebih enam cangkir teh hijau dalam sehari dapat mengurangi risiko yang diakibatkan oleh racun dari asap rokok.

Bagi para wanita, teh hijau dapat memberikan kontribusi dalam hal menjaga kecantikan wajah. Teh hijau juga dapat menenangkan perasaan dengan menerapkan di sekitar mata. Noda dan bintik-bintik pada wajah juga bisa dihilangkan dengan teh hijau. Selain itu, teh hijau juga bermanfaat sebagai antiseptik, untuk mengobati luka ringan. Teh hijau juga dapat mengatasi sengatan matahari.

Penelitian telah diakukan bahwa teh hijau memiliki berbagai manfaat bagi Kesehatan. Teh hijau dapat berfungsi untuk mencegah kanker, kadar kolesterol tinggi dan menjaga tubuh dari bahaya radikal bebas karena teh hijau memiliki sifat antioksidan.

Itulah berbagai manfaat dari teh hijau. Teh hijau merupakan bahan herbal yang kaya akan manfaat Kesehatan. Teh hijau bisa dijadikan solusi pemakaian obat kimia yang memiliki banyak efek samping.

Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Batu Ginjal

0 komentar
Batu ginjal merupakan benda seperti batu yang mengendap di dalam ginjal. Orang yang memiliki batu ginjal bisa tidak merasakan sakit selama batu ginjal tersebut berada di salah satu atau kedua ginjal orang tersebut.

Rasa sakit akan timbul ketika batu ginjal tersebut keluar dari ginjal dan masuk ke dalam saluran ureter lalu bergerak menuju ke kandung kemih. Rasa sakit tersebut tergantung pada bentuk dan ukuran batu ginjal. Bau ginjal tersebut dapat menghalangi aliran air seni dan juga bisa menyebabkan pendarahan.

artikel tentang penyakit batu ginjal, penyebab batu ginjal, pencegahan penyakit batu ginjal
Batu ginjal berukuran kecil dapat terbuang bersama urin tanpa hambatan. Namun, batu ginjal yang berukuran besar dapat menyebabkan rasa sakit saat hendak keluar dari dalam tubuh.

Batu ginjal berukuran besar yang terjebak di dalam saluran ureter bisa menyebabkan tekanan dan rasa sakit. Batu ginjal yang terjebak di dalam saluran ureter dapat menyebabkan infeksi. Hal ini juga bisa mengakibatkan ginjal mengalami kerusakan.


Penyebab Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah kurang minum air. Selain itu, sering menahan buang air kecil juga dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Kandungan kalsium yang terlalu berlebihan dalam tubuh juga dapat menimbulkan batu ginjal.

Pengobatan Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat diobati dengan menggunakan produk Kesehatan tertentu. Dengan produk tersebut, batu ginjal bisa keluar bersama urin berbentuk serpihan. Batu ginjal dengan ukuran besar dapat diangkat dengan cara operasi.

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal
Batu ginjal dapat dicegah dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memperbanyak minum air. Minum 2 sampai 3 liter air dalam sehari cukup untuk membersihkan ginjal dari zat yang dapat menimbulkan kontaminasi. Minum air yang cukup dapat menjaga tubuh dari dehidrasi. Hal lain yang perlu dihindari untuk mencegah batu ginjal adalah meminum alkohol dan soda. Kedua minuman tersebut dapat mengakibatkan dehidrasi yang tidak baik untuk ginjal.

Selain itu, pencegahan batu ginjal juga bisa dengan mengubah pola makan dan menyesuaikan garam dan mineral yang dapat menyebabkan batu ginjal. Terlalu banyak kalsium dalam tubuh juga dapat menyebabkan batu ginjal. Contoh minuman yang kaya akan kalsium adalah susu.

Batu ginjal juga dapat disebabkan karena asam urat. Memakan makanan yang dapat meningkatkan produksi asam urat dapat menimbulkan pembentukan batu ginjal. Mengurangi memakan makanan jeroan dapat mengurangi asam urat di dalam tubuh yang juga mengurangi resiko terkena batu ginjal.

Penyebab dan Cara Mencegah Depresi

0 komentar
Depresi merupakan gangguan yang dapat mempengaruhi tubuh, energi, konsentrasi, pikiran dan masih banyak lagi. Depresi dapat membuat orang yang mengalaminya merasa putus asa, sedih, mudah marah dan tak berdaya. Depresi bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang jenis kelamin atau status sosial.

Depresi dapat disebabkan oleh berbagai hal. Berikut beberapa hal yang dapat menimbulkan depresi.

gambar wanita depresi, apa itu depresi, pencegahan depresi
1. Tekanan
Depresi dapat terjadi karena tekanan yang bisa timbul akibat stres. Stres sosial, pekerjaan, kehilangan pekerjaan, kegagalan, khawatir terhadap uang, gaya hidup di luar batas dan tekanan dari sekolah agar mendapatkan nilai yang bagus adalah beberapa hal yang bisa membuat stres dan menimbulkan tekanan sehingga bisa muncul depresi.

Hal lain yang dapat memunculkan tekanan adalah tidak diterima di lingkungan sosial, terlalu sibuk bekerja dan bahkan takut yang tidak diketahui penyebabnya. Masih banyak lagi masalah kehidupan lain yang dapat menyebabkan depresi.

2. Narkoba dan alkohol
Orang yang sering memakai narkoba dan meminum alkohol sangat rentan terkena depresi. Narkoba dan alkohol dapat membuat penggunanya kecanduan. Orang yang memakainya bisa merasakan lebih tenang, namun hanya untuk sementara waktu.

3. Kurang tidur
Tidur merupakan kegiatan istirahat yang sangat penting untuk Kesehatan tubuh. Kekurangan waktu tidur dapat mengurangi koherensi di dalam gelombag otak. Hal ini dapat menyebabkan depresi. Kegiatan tidur siang hingga larut malam dapat mengacaukan ritme alami pada tubuh. Hal ini juga dapat menyebabkan depresi.

Setelah penyebab depresi, berikut beberapa cara untuk mencegah depresi.

1. Cukup istirahat
Tidur merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk mencegah depresi. Cukup istirahat dan olahraga dapat membuat tubuh lebih rileks dan tidak tegang sehingga dapat mencegah depresi.

2. Hindari stres
Bila melakukan suatu kegiatan, jangan memaksakan diri untuk melakukan hal di luar batas. Bila stres datang, mencoba untuk menghindarkan diri dari stres adalah langkah yang baik untuk mencegah depresi. Bila sudah terlanjur terkena stres, mencoba untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres merupakan hal yang baik dalam pencegahan depresi.

3. Hindari narkoba dan alkohol
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa menggunakan narkoba dan mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan depresi. Oleh karena itu, menghindari narkoba dan alkohol adalah langkah yang baik untuk mencegah depresi.

4. Lakukan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan menyenangkan seperti melakukan hobi bisa mencegah depresi. Bercanda dengan teman-teman bisa menghilangkan rasa penat di dalam otak.

5. Makan secara teratur
Salah satu fungsi makanan adalah untuk menjaga tubuh dari keadaan stres. Oleh karena itu, makan secara teratur juga penting untuk menjaga diri dari kondisi depresi.

Senin, 09 Juli 2012

Askep Nyeri Dada

0 komentar
Askep Nyeri Dada. Gejala nyeri khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Keperawatan1.blogspot.com/2012/06/nyeri-dada.html" target="_blank">Nyeri dada juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan angina pektoris.

Nyeri dada adalah keluhan yang paling banyak dirasakan oleh para pasien dan penderita panyakit jantung koroner. Nyeri dada juga bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis. Dan ciri khas nyeri dada infark miokard sama seperti yang telah disebutkan di atas.

Sebenarnya askep nyeri dada / asuhan Keperawatan nyeri dada ini tidak jauh beda dengan askep angina pektoris yang telah dibahas pada postingan sebelumnya. Hanya perbedaan sedikit saja dengan Keperawatan1.blogspot.com/2012/05/askep-angina-pektoris.html" target="_blank">askep angina pektoris.

Untuk kali ini Blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/askep-nyeri-dada.html" target="_blank">askep nyeri dada ini bila ditinjau tentunya dari tinjauan Keperawatan. Bila sahabat ingin mendapatkan penjelasan mengenai nyeri dada bila dilihat dari konsep medisnya sahabat bisa mendapatkannya di sini Keperawatan1.blogspot.com/2012/06/nyeri-dada.html" target="_blank">tinjauan medis nyeri dada.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">askep nyeri dada, Blog <a href=Keperawatan"border="0" height="160" src="http://2.bp.blogspot.com/-NT28CbFSDiI/T_rMsd28wHI/AAAAAAAAAY8/UTq2ZBSAxM0/s200/AskepNyeriDada@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Pada pengkajian yang dilakukan pada asuhan Keperawatan nyeri dada ini meliputi dua hal, yaitu pengkajian primer dan juga pengkajian sekunder.

Pada pengkajian primer ini seperti halnya pada Keperawatan1.blogspot.com/2012/03/fase-resusitasi-jantung-paru.html" target="_blank">tahap resusitasi jantung paru yang mengenai akan ABC yaitu Airway, Breathing, Circulation. Walaupun tahapan resusitasi jantung paru ini berbeda bila kita mengkaji dengan pasien nyeri dada. Penilaian ABC ini juga masuk pengkajian primer ini yaitu :
  1. Airway. Yang kita kaji sebagai seorang perawat pada tahap airway ini diantaranya yaitu bagaimana kepatenan jalan nafas penderita, apakah ada sumbatan / penumpukan sekret di jalan nafas penderita, dan bagaimana bunyi nafasnya, apakah ada bunyi nafas tambahan pada penderita tersebut.
  2. Breathing. Yang kita kaji dalam hal ini yaitu bagaimana pola nafas penderita, frekuensi pernafasan serta juag kedalaman dan iramanya nafas penderita. Apakah penderita juga menggunakan otot bantu pernafasan, apakah ada bunyi nafas tambahan pula ?
  3. Circulation. Yang kita kaji dalam sirkulasi penderita nyeri ada ini diantaranya yaitu tanda-tanda vital yang meliputi akan tekanan darah, suhu, nadi, respirasi, heart rate. Selain itu yang dikaji adalah nadi perifer dan nadi karotis yaitu mengenai kualitas (isi dan tegangan), Terus kita kaji juga capillary refillnya, apakah ada akral dingin, sianosis atau oliguria. Dan juga kita kaji apakah ada penurunan kesadaran yang terjadi.
Selanjutnya adalah mengenai pengkajian sekunder pada Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/askep-nyeri-dada.html" target="_blank">askep nyeri dada. Pada pengkajian sekunder ini yang kita perlu kaji diantaranya yaitu :
  1. Lokasi Nyeri Dada. Pengkajian mengenai lokasi nyeri ini bisa membantu dalam menegakkan diagnosa apakah nyeri dada tersebut berasal dari jantung apakah dari organ lainnya. Dimana tempat mulainya, penjalarannya (ciri khas nyeri dada koroner : Nyeri dada ini dimulai dari sternal menjalar ke leher, dagu atau bahu sampai lengan kiri bagian ulna).
  2. Sifat Nyeri Dada. Khas nyeri dada yang berasal dari jantung doiantaranya yaitu : perasaan penuh, rasa berat seperti kejang, meremas, menusuk, mencekik / rasa terbakar. Sensasi nyeri dada ini akan dirasakan berbeda pada tiap pasien nyeri dada koroner.
  3. Ciri Rasa Nyeri Dada. Yang dikaji pada bagian ini adalah derajat nyeri, lamanya nyeri, berapa kali timbul dalam jangka waktu tertentu. Ini akan membantu dalam mendiagnosa alnya pada Keperawatan1.blogspot.com/2012/04/penyakit-jantung-koroner.html" target="_blank">penyakit jantung koroner.
  4. Kronologis Nyeri Dada. Yang kita kaji adalah awal timbul nyeri serta perkembangannya secara berurutan. Timbulnya saat aktifitas atau kah sedang beristirahat atau sedang tertidur.
  5. Keadaan pada waktu serangan. Apakah timbul pada saat-saat / kondisi tertentu. Hampir sama seperti yang disebutkan di atas tentang kondisi pada waktu serangan nyeri dada terjadi.
  6. Faktor yang memperkuat / meringankan rasa nyeri misalnya sikap / posisi tubuh, pergerakan, tekanan. Apakah nyeri dada berkurang dengan istirahat atau tidak ?
Selanjutnya kita melangkah kepada diagnosa Keperawatan nyeri dada. Diagnosa Keperawatan pada asuhan Keperawatan pasien dengan nyeri dada yang bisa timbul diantaranya yaitu :
  1. Perubahan rasa nyaman nyeri (nyeri akut) behubungan dengan iskemia jaringan sekunder terhadap sumbatan arteri, inflamasi jaringan.
  2. Perubahan perfusi jaringan (otot jantung) berhubungan dengan penurunan aliran darah.
  3. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai O2 dan kebutuhan metabolisme jaringan.
Selanjutnya menginjak pada intervensi Keperawatan askep nyeri dada ini. Ada beberapa intervensi Keperawatan yang dilakukan bila memberikan asuhan Keperawatan nyeri dada ini dan prinsip tindakan serta intervensinya adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan suasana nyaman dan lingkungan teraupetik pada pasien.
  2. Mengobservasi serta memonitor keadaan umum pasien serta tanda-tanda vital.
  3. Menganjurkan pasien untuk bedrest total.
  4. Memberikan posisi yang nyaman bagi pasien dengan posisi semifowler / fowler.
  5. Mengkaji keluhan pasien.
  6. Kolaborasi tindakan medis.
Beberapa hal tindakan Keperawatan dan berkolaborasi dengan medis diantaranya :
  • Merekam EKG 12 lead.
  • mengambil sample darah untuk pemeriksaan laboratorium darah yang berkaitan dengan enzim jantung dan sejenisnya.
  • Kolaborasi pemberian oksigen serta obat-obatan seperti halnya analgesik, penenang, nitrogliserin, Calcium antagonis dan observasi efek samping obat.

Tentang Diare

0 komentar
Diare. Yang dimaksud dengan diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja). Dengan tinja berbentuk cair /setengah padat, dapat disertai frekuensi yang meningkat. Ada juga pengertian diare adalah diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 x sehari. Demikian pengertian diare menurut WHO (1980).

Nah kali ini blog Keperawatan akan mencoba sharing sedikit mengenai hal apa yang disebut dengan Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/tentang-diare.html" target="_blank">diare. Semoga hal mengenai diare dan penyebabnya ini bisa untuk menambah pengetahuan kesehatan dan juga berguna serta bermanfaat bagi kita semua.

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">diare, pengertian diare, Blog <a href=Keperawatan" border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-lHyjDH29LW8/T_mCN9jdbdI/AAAAAAAAAYw/YRB7jWMALjU/s200/Diare@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Penyebab diare bisa bermacam-macam. Berikut adalah penyebab diare menurut Ngastiyah (1997) yaitu :
  1. Faktor infeksi.
  2. Faktor malabsorbsi. Malabosorbsi ini pada zat yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein.
  3. Faktor makanan. Faktor makanan ini yang seringkali bisa menyebabkan terjadinya diare. Diantaranya yaitu akibat dari makanan basi, beracun, terlalu banyak lemak, sayuran dimasak kurang matang.
  4. Faktor psikologis. Psikologis ini ternyata juga berpengaruh kepada angka kejadian dari diare. Diantara faktor psikologis yang mempengaruhi terjadinya diare adalah rasa takut, cemas
Faktor infeksi penyebab diare terbagi menjadi dua yaitu Infeksi enteral dan infeksi parenteral.
  1. Infeksi enteral. Infeksi enteral penyebab utama diare pada anak, yang meliputi: infeksi bakteri, infeksi virus (enteovirus, polimyelitis, virus echo coxsackie). Adeno virus, rota virus, astrovirus, dll) dan infeksi parasit : cacing (ascaris, trichuris, oxyuris, strongxloides) protozoa (entamoeba histolytica, giardia lamblia, trichomonas homunis) jamur (canida albicous).
  2. Infeksi parenteral. Infeksi parenteral ini dalah infeksi yang terjadi diluar alat pencernaan makanan seperti halnya otitis media akut (OMA) tonsilitis/tonsilofaringits, bronkopeneumonia, ensefalitis dan sebagainya. Keadaan ini terutama terdapat pada bayi dan anak berumur dibawah dua (2) tahun.
Penyebab diare akut bila dilihat dari segi patofisiologi diare menurut Haroen N.S, Suraatmaja dan P.O Asnil (1998) terbagi menjadi :
1. Diare sekresi (secretory diarrhoe), Hal ini disebabkan oleh :
  • Infeksi virus, kuman-kuman patogen dan apatogen seperti shigella, salmonela, E. Coli, golongan vibrio, B. Cereus, clostridium perfarings, stapylococus aureus, comperastaltik usus halus yang disebabkan bahan-bahan kimia makanan (misalnya keracunan makanan, makanan yang pedas, terlalau asam), gangguan psikis (ketakutan, gugup), gangguan saraf, hawa dingin, alergi dan sebagainya.
  • Defisiensi imum terutama SIGA (secretory imonol bulin A) yang mengakibatkan terjadinya berlipat gandanya bakteri/flata usus dan jamur terutama canalida.
2. Diare osmotik (osmotik diarrhoea). Hal ini disebabkan oleh :
  • Malabsorpsi makanan: karbohidrat, lemak (LCT), protein, vitamin dan mineral.
  • Kurang kalori protein.
  • Bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir.
Penyebab diare yang utama adalah gangguan osmotik, akibat adanya makanan atau zat yang tidak dapat diserap oleh usus akan menyebabkan tekanan osmotik dalam rongga usus meninggi, sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus, isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul diare. Diare juga terjadi akibat rangsangan tertentu (misalnya toksin) pada dinding usus akan terjadi peningkatan air dan elektrolit ke dalam rongga usus dan kemudian diare timbul karena terdapat peningkatan isi rongga usus.

Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/tentang-diare.html" target="_blank">Diare dapat juga terjadi akibat masuknya mikroorganisme hidup ke dalam usus setelah berhasil melewati rintangan asam lambung, mikroorganisme tersebut berkembang biak, kemudian mengeluarkan toksin dan akibat toksin tersebut terjadi hipersekresi yang selanjutnya akan menimbulkan diare. Gangguan motalitas usus juga mengakibatkan diare, terjadinya hiperperistaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul diare sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri timbul berlebihan yang selanjutnya dapat menimbulkan diare pula. Demikian patofisiologi diare dan terjadinya diare.

Tanda Gejala Diare. Berikut beberapa tanda gejala diare yaitu :
  1. Seringkali air besar dengan konsistensi tinja cair atau encer.
  2. Gelisah, suhu tubuh mungkin meningkat, nafsu makan berkurang.
  3. Warna tinja berubah menjadi kehijau-hijauan karena bercampur empedu.
  4. Daerah sekitar anus kemerahan dan lecet karena seringnya difekasi dan tinja menjadi lebih asam akibat banyaknya asam laktat.
  5. Ada tanda dan gejala dehidrasi, turgor kulit jelas (elistitas kulit menurun), ubun-ubun dan mata cekung membran mukosa kering dan disertai penurunan berat badan.
  6. Perubahan tanda-tanda vital, nadi dan respirasi cepat tekan darah turun, denyut jantung cepat, pasien sangat lemas hingga menyebabkan kesadaran menurun.
  7. Diuresis berkurang (oliguria sampai anuria).

Cara Alami Merawat Rambut dengan Benar

0 komentar
Setelah sebelumnya membahas tentang Tips Mencegah Rambut Rontok, Maka saatnya artikel Kesehatan kali ini membahas tentang Tips Alami Merawat Rambut untuk Anda semua. Skip..

Rambut kita terdiri atas protein yang disebut keratin. Rambut yang disebut oleh orang sebagai mahkota sebenarnya merupakan sel-sel mati yang menancap pada folikel. Di samping folikel terdapat kelenjar sebacea yang berfungsi untuk membuat rambut tampak cerah dan berkilau. Kelenjar sebacea juga membuat rambut tampak berminyak. Kering atau berminyaknya rambut bergantung pada produksi sebum.

Dalam melakukan perawatan rambut, menggunakan bahan herbal lebih aman daripada menggunakan obat kimia yang punya efek samping. Ada berbagai bahan herbal yang bisa digunakan untuk merawat rambut, seperti lidah buaya, madu, daun zaitun dan lain-lain.

Berikut beberapa tanaman herbal yang bisa digunakan untuk perawatan rambut.

tips alami memanjangkan rambut, cara merawat rambut yang baik dan benar
1. Henna
Henna merupakan bahan tradisional yang banyak dugunakan untuk merawat rambut. Henna berguna untuk pertumbuhan rambut. Selain itu, henna juga bisa digunakan sebagai pewarna rambut alami. Campuran henna dengan bahan herbal lain seperti gooseberry dan jus lemon sangat baik untuk mengatasi kerontokan rambut.

2. Santan kelapa
Santan kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut. Santan kelapa bisa membuat rambut menjadi embut dan sehat. Santan tersebut terlebih dahulu dihangatkan sebelum digunakan untuk perawatan rambut. Untuk merawar rambut dengan santan kelapa caranya adalah dengan memijat santan hangat ke rambut selama satu setengah jam.

3. Aloe vera (lidah buaya)
Sudah menjadi rahasia umum kalau lidah buaya baik untuk perawatan rambut. Gel yang terdapat pada lidah buaya sangat baik untuk rambut.

4. Daun mimba
Rambut rontok bisa terjadi karena adanya kerusakan folikel yang disebabkan karena infeksi. Infeksi ini bisa dihilangkan dengan menggunakan air rebusan daun mimba yang direbus kurang lebih selama 5 menit. Selain mengatasi rambut rontok, neem juga bisa digunakan untuk mengatasi ketombe.

5. Daun zaitun
Bahan herbal lainnya yang berguna sebagai perawatan rambut adalah daun zaitun. Daun zaitun bermanfaat untuk mengatasi rambut rontok. Serbuk daun zaitun ditambah cuka bisa mengatasi kerontokan pada rambut.

6. Kuning telur dan madu
Campuran antara kuning telur dan madu juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut. Campuran ini berguna untuk pertumbuhan rambut. Merawat rambut dengan cara ini bisa menimbulkan bau amis pada rambut. Bau amis tersebut bisa dihilangkan dengan air jeruk nipis.

Jadi, perawatan rambut tak harus mahal. Ada banyak bahan herbal yang bisa digunakan untuk merawat rambut. Namun, merawat rambut bukan hanya sebatas perlakuan langsung pada rambut. Rambut juga perlu nutrisi. Makanan yang mengandung protein adalah nutrisi yang baik untuk rambut.

Cara Mencegah Rambut Rontok - Tips cegah kerontokan Rambut

0 komentar
Rambut rontok bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Rambut rontok bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu. Rambut rontok yang tidak diatasi, lama-lama dapat menimbulkan penipisan rambut hingga kebotakan. Rambut yang kurang nutrisi bisa mengalami kerontokan. Selain itu, perlakuan terhadap rambut juga bisa mengakibatkan kerontokan pada rambut. Sebelum terjadi kerontokan rambut, upaya paling efektif adalah melakukan tindakan preventif atau pencegahan.

Salah satu cara untuk mencegah rambut adalah dengan tidak menggunakan zat pewarna rambut. Bahan kimia yang terkandung dalam zat pewarna rambut dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Memakai gel pengeras rambut dapat menyebabkan kaku pada rambut.

mengarasi rambut rontok, tips ampuh mencegah rambut rontok
Pencegahan rambut rontok bisa dengan cara memberi nutrisi pada rambut. Nutrisi yang diperlukan oleh rambut bisa didapat dari makanan. Makanan yang mengandung protein baik untuk rambut karena sebenarnya rambut disusun oleh protein bernama keratin.

Selain protein, vitamin yang memiliki sifat antioksidan juga penting untuk menjaga Kesehatan rambut. Contoh vitamin yang mengandung antioksidan adalah vitamin C. Sifat antioksidan yang dimiliki oleh vitamin C berguna untuk menangkap radikal bebas yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh, tak terkecuali rambut. Vitamin C terdapat pada buah-buahan, seperti: jeruk, nanas dan tomat.

Cara selanjutnya untuk mencegah rambut rontok adalah tidur yang cukup dan olahraga. Kedua kegiatan tersebut bisa menghilangkan stres. Berhubung stres dapat mengakibatkan kerontokan rambut, melakukan tindakan yang dapat mengurangi stres juga dapat mengatasi stres. Tidur yang cukup dan olahraga bisa mencegah stres sehingga dapat mencegah kerontokan rambut. Stres bisa timbul karena ketidakmampuan pikiran untuk meneria masalah. Cara mengatasi stres bisa dengan melakukan relaksasi. Terhindar dari stres dapat mengurangi potensi kerontokan pada rambut.

Olahraga sangat baik untuk membuat tubuh tidak tegang. Olahraga bisa mencegah stres sehingga kegiatan ini juga dapat mengurangi kemungkinan rambut rontok.

Jadi, melakukan upaya pencegahan terhadap kerontokan rambut sangat baik dalam menjaga Kesehatan rambut. Meski masalah rambut bukan hanya kerontokan rambut saja, tapi mencegah kerontokan rambut sudah mengurangi kemungkinan terkena masalah rambut.

Minggu, 08 Juli 2012

Faktor Penyembuhan Luka

0 komentar
Penyembuhan Luka. Keperawatan1.blogspot.com/2012/06/jenis-luka.html" target="_blank">Luka adalah hilang atau pun rusaknya sebagian dari jaringan tubuh. Keadaan luka ini banyak faktor penyebabnya. Diantara penyebab luka adalah karena sebab trauma benda tajam atau tumpul, ledakan, zat kimia, perubahan suhu, sengatan listrik, atau pun gigitan hewan. Nah kali ini Blog Keperawatan akan mencoba share sedikit mengenai faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga bisa berguna serta dapat memberikan manfaat

Keperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">faktor mempengaruhi penyembuhan luka, Blog <a href=Keperawatan"border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-0LaxHQgoIjw/T9RXFzBdtBI/AAAAAAAAAQs/x1kSYZKEMiI/s200/MempengaruhiPenyembuhanLuka@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Ada beberapa Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/faktor-penyembuhan-luka.html" target="_blank">faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka, dan faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka tersebut adalah :
  1. Usia. Anak dan dewasa penyembuhannya lebih cepat daripada orang tua. Orang tua lebih sering terkena penyakit kronis, penurunan fungsi hati dapat mengganggu sintesis dari faktor pembekuan darah.
  2. Nutrisi. Penyembuhan menempatkan penambahan pemakaian pada tubuh. Klien memerlukan diit kaya protein, karbohidrat, lemak, vitamin C dan A, dan mineral seperti Fe, Zn. Pasien kurang nutrisi memerlukan waktu untuk memperbaiki status nutrisi mereka setelah pembedahan jika mungkin. Klien yang gemuk meningkatkan resiko infeksi luka dan penyembuhan lama karena supply darah jaringan adipose tidak adekuat.
  3. Infeksi. Infeksi luka menghambat penyembuhan. Bakteri sumber penyebab infeksi.
  4. Sirkulasi (hipovolemia) dan Oksigenasi. Sejumlah kondisi fisik dapat mempengaruhi penyembuhan luka. Adanya sejumlah besar lemak subkutan dan jaringan lemak (yang memiliki sedikit pembuluh darah). Pada orang-orang yang gemuk penyembuhan luka lambat karena jaringan lemak lebih sulit menyatu, lebih mudah infeksi, dan lama untuk sembuh. Aliran darah dapat terganggu pada orang dewasa dan pada orang yang menderita gangguan pembuluh darah perifer, hipertensi atau diabetes millitus. Oksigenasi jaringan menurun pada orang yang menderita anemia atau gangguan pernapasan kronik pada perokok. Kurangnya volume darah akan mengakibatkan vasokonstriksi dan menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk penyembuhan luka.
  5. Penyakit Diabetes. Keperawatan1.blogspot.com/2012/04/mengenal-diabetes-melitus-dm.html" target="_blank">Penyakit diabetes ini pengaruhnya adalah dalam hambatan terhadap sekresi insulin akan mengakibatkan peningkatan gula darah, nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel. Akibat hal tersebut juga akan terjadi penurunan protein-kalori tubuh.
  6. Iskemia. Iskemia merupakan suatu keadaan dimana terdapat penurunan suplai darah pada bagian tubuh akibat dari obstruksi dari aliran darah. Hal ini dapat terjadi akibat dari balutan pada luka terlalu ketat. Dapat juga terjadi akibat faktor internal yaitu adanya obstruksi pada pembuluh darah itu sendiri.
  7. Benda asing. Benda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu abses sebelum benda tersebut diangkat. Abses ini timbul dari serum, fibrin, jaringan sel mati dan lekosit (sel darah merah), yang membentuk suatu cairan yang kental yang disebut dengan nanah (pus).
  8. Hematoma. Hematoma merupakan bekuan darah. Seringkali darah pada luka secara bertahap diabsorbsi oleh tubuh masuk kedalam sirkulasi. Tetapi jika terdapat bekuan yang besar, hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diabsorbsi tubuh, sehingga menghambat proses penyembuhan luka.
  9. Keadaan Luka. Keadaan khusus dari luka mempengaruhi kecepatan dan efektifitas penyembuhan luka. Beberapa luka dapat gagal untuk menyatu.
  10. Obat. Keperawatan1.blogspot.com/2012/02/pemberian-obat.html" target="_blank">Pemberian obat anti inflamasi (contohnya steroid dan aspirin), heparin dan anti neoplasmik mempengaruhi penyembuhan luka. Keperawatan1.blogspot.com/2012/05/pengobatan-pemberian-antibiotik.html" target="_blank">Penggunaan antibiotik yang lama dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi luka.
Pemberian obat diatas bisa memberikan pengaruh dan diantaranya yaitu :
  • Pemberian Obat Steroid akan menurunkan mekanisme peradangan normal tubuh terhadap cedera.
  • Pemberian Obat Antikoagulan akan bisa mengakibatkan perdarahan.
  • Pemberian Obat Antibiotik akan lebih efektif diberikan segera sebelum pembedahan untuk bakteri penyebab kontaminasi yang spesifik. Jika diberikan setelah luka pembedahan tertutup, tidak akan efektif akibat koagulasi intravaskular.
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/faktor-penyembuhan-luka.html" target="_blank">faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dan semoga dengan kita mengenal akan beberapa hal penyembuhan luka bisa memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan kesehatannya sahabat semuanya.

Askep Hepatitis

0 komentar
Askep Hepatitis. Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/penyakit-hepatitis.html" target="_blank">Penyakit Hepatitis adalah adalah penyakit yang menyerang salah satu organ penting dalam tubuh kita yaitu organ hati. Penyakit Hepatitis atau penyakit kuning adalah segala hal bentuk peradangan yang menyerang organ tubuh yang disebut dengan hati ataupun liver. Demikian kurang lebih dari pengertian hepatitis.

Tadi di atas adalah pengertian penyakit hepatitis menurut tinjauan medisnya.Nah kali ini Blog Keperawatan akan sedikit berbagi mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/askep-hepatitis.html" target="_blank">askep hepatitis yang tentunya akan dibahas menurut tinjauan dari Keperawatan dan semoga hal mengenai askep hepatitis ini bisa berguna serta dapat bermanfaat. Dan bagi sahabat yang ingin mengetahui akan artikel mengenai hepatitis anak dan cara mencegahnya sahabat bisa membacanya di Keperawatan1.blogspot.com/2012/11/hepatitis-pada-anak.html" target="_blank">hepatitis pada anak

Langsung saja sahabat menginjak kedalam asuhan Keperawatan hepatitis ini. Seperti biasanya dalam melakukan asuhan Keperawatan yang dilakukan pertama kali adalah dengan melakukan pengkajian.

Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/askep-hepatitis.html">askep hepatitisKeperawatan.jpg" title="Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Hepatitis" width="200" />

Pengkajian Asuhan Keperawatan Hepatitis.
Data yang diambil dalam melakukan pengkajian ini tergantung dari penyebab dan berat ringannya kerusakan / gangguan hati yang diderita.
  1. Aktifitas. Yang dikaji dalam hal ini diantaranya yaitu : kelemahan, kelelahan, malaise.
  2. Sirkulasi. Yang dikaji dalam hal ini diantaranya yaitu : bradikardi ( hiperbilirubin berat ), ikterik pada sklera kulit, membran mukosa.
  3. Eliminasi. data yang didapatkan pada pengkajian ini yaitu : urine gelap, diare feses warna tanah liat.
  4. Makanan dan Cairan. Data yang dikaji diantaranya yaitu : anoreksia, berat badan menurun, mual dan muntah, peningkatan oedema, asites (acites).
  5. Neurosensori. Data yang dikaji diantaranya yaitu : peka terhadap rangsang, cenderung tidur, letargi, asteriksis.
  6. Nyeri / Kenyamanan. Data yang dikaji pada pengkajian ini diantaranya yaitu : adanya kram abdomen, nyeri tekan pada kuadran kanan, mialgia, atralgia, sakit kepala, rasa gatal ( pruritus ).
  7. Keamanan. data yang dikaji pada pengkajian ini berupa : demam, urtikaria, lesi makulopopuler, eritema, splenomegali, pembesaran nodus servikal posterior
  8. Seksualitas. Data yang dikaji diantaranya yaitu : Pola hidup / perilaku meningkat resiko terpajan.
Selanjutnya kita melangkah kepada diagnosa Keperawatan. Diagnosa Keperawatan pada pasien dengan hepatitis adalah sebagai berikut :
1. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan, perasaan tidak nyaman di kuadran kanan atas, gangguan absorbsi dan metabolisme pencernaan makanan, kegagalan masukan untuk memenuhi kebutuhan metabolik karena anoreksia, mual dan muntah.
Hasil yang diharapkan : Menunjukkan peningkatan berat badan mencapai tujuan dengan nilai laboratorium normal dan bebas dari tanda-tanda mal nutrisi.
Intervensi Keperawatan :
  1. Ajarkan dan bantu klien untuk istirahat sebelum makan.
  2. Awasi pemasukan diet/jumlah kalori, tawarkan makan sedikit tapi sering dan tawarkan pagi paling sering.
  3. Pertahankan hygiene mulut yang baik sebelum makan dan sesudah makan.
  4. Anjurkan makan pada posisi duduk tegak.
  5. Berikan diit tinggi kalori, rendah lemak
2. Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan pembengkakan hepar yang mengalami inflamasi hati dan bendungan vena porta.
Hasil yang diharapkan : Menunjukkan tanda-tanda nyeri fisik dan perilaku dalam nyeri (tidak meringis kesakitan, menangis intensitas dan lokasinya)
Intervensi Keperawatan :
  1. Kolaborasi dengan individu untuk menentukan metode yang dapat digunakan untuk intensitas nyeri.
  2. Tunjukkan pada klien penerimaan tentang respon klien terhadap nyeri : Akui adanya nyeri, dengarkan dengan penuh perhatian ungkapan klien tentang nyerinya.
  3. Berikan informasi akurat dan jelaskan penyebab nyeri, tunjukkan berapa lama nyeri akan berakhir, bila diketahui.
  4. Bahas dengan dokter penggunaan analgetik yang tak mengandung efek hepatotoksi.
3. Hypertermi berhubungan dengan invasi agent dalam sirkulasi darah sekunder terhadap inflamasi hepar.
Hasil yang diharapkan : Tidak terjadi peningkatan suhu.
Intervensi Keperawatan :
  1. Monitor tanda vital : terutama dalam hal ini adalah suhu badan.
  2. Ajarkan klien pentingnya mempertahankan cairan yang adekuat (sedikitnya 2000 l/hari) untuk mencegah dehidrasi, misalnya sari buah 2,5-3 liter/hari.
  3. Berikan kompres hangat pada lipatan ketiak dan femur.
  4. Anjurkan klien untuk memakai pakaian yang menyerap keringat.
4. Resiko tinggi kerusakan integritas kulit dan jaringan berhubungan dengan pruritus sekunder terhadap akumulasi pigmen bilirubin dalam garam empedu.
Hasil yang diharapkan : Jaringan kulit utuh, penurunan pruritus.
Intervensi Keperawatan :
  1. Pertahankan kebersihan tanpa menyebabkan kulit kering.
  2. Cegah penghangatan yang berlebihan dengan pertahankan suhu ruangan dingin dan kelembaban rendah, hindari pakaian terlalu tebal.
  3. Anjurkan tidak menggaruk, instruksikan klien untuk memberikan tekanan kuat pada area pruritus untuk tujuan menggaruk.
  4. Pertahankan kelembaban ruangan pada 30%-40% dan dingin
5. Resiko tinggi terhadap transmisi infeksi berhubungan dengan sifat menular dari agent virus.
Hasil yang diharapkan : Tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi.
Intervensi Keperawatan :
  1. Gunakan kewaspadaan umum terhadap substansi tubuh yang tepat untuk menangani semua cairan tubuh. Dengan cara cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan semua klien atau spesimen. Gunakan sarung tangan untuk kontak dengan darah dan cairan tubuh. Tempatkan spuit yang telah digunakan dengan segera pada wadah yang tepat, jangan menutup kembali atau memanipulasi jarum dengan cara apapun
  2. Gunakan teknik pembuangan sampah infeksius, linen dan cairan tubuh dengan tepat untuk membersihkan peralatan-peralatan dan permukaan yang terkontaminasi.
  3. Jelaskan pentingnya mencuci tangan dengan sering pada klien, keluarga dan pengunjung lain dan petugas pelayanan kesehatan.
  4. Rujuk ke petugas pengontrol infeksi untuk evaluasi departemen kesehatan yang tepat.

Pelayanan <a href="http://toko-alkes.com">Keperawatan</a>

0 komentar
Pelayanan Keperawatan. Pelayanan Keperawatan adalah merupakan sebuah bantuan, dan pelayanan Keperawatan ini diberikan karena adanya kelemahan fisik dan mental, adanya keterbatasan pengetahuan serta kurangnya kemampuan menuju kepada kemampuan melaksanakan kegiatan hidup sehari hari secara mandiri. Pada hakikarnya kegiatan atau pun tindakan Keperawatan bersifat membantu (assistive in nature). Perawat dalam hal ini membantu klien atau pasien mengatasi efek - efek dari masalah masalah sehat maupun sakit (health illness problems) pada kehidupan sehari-harinya. Demikian yang dimaksud dengan pengertian pelayanan Keperawatan.

Kali ini Blog Keperawatan akan sharing kembali mengenai apa yang dimaksud dengan Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pelayanan-Keperawatan.html" target="_blank">pelayanan Keperawatan. Dalam memberikan pelayanan kesehatan tentunya tidak bisa dilaksanakan terpisah sendiri-sendiri antar bagian. Termasuk juga dengan pelayanan Keperawatan ini.

Keperawatan@BlogKeperawatan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;">pelayanan <a href=Keperawatan, pelayanan kesehatan, Blog Keperawatan"border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-XPZlShwD-NU/T_Ax_BcprJI/AAAAAAAAAWQ/5DsLNEHhouo/s200/PelayananKeperawatan@BlogKeperawatan.jpg" width="200" />

Pelayanan Keperawatan yang berada dalam kerangka pelayanan kesehatan ini dilakukan oleh perawat bersama- sama dengan tenaga kesehatan lainnya dalam rangka mencapai tujuan dan pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, diagnosis dini, penyembuhan dan kesembuhan dari penyakit / kecelakaan dan rehabilitasi. Yang intinya adalah untuk mencapai kesehatan bagi setiap manusia. Itulah pelayanan Keperawatan yang tentunya dilaksanakan oleh Keperawatan1.blogspot.com/2012/02/pengertian-perawat-dan-Keperawatan.html" target="_blank">perawat itu sendiri.

Bentuk pelayanan Keperawatan antara lain :
  1. Fisiologis. Setiap pasien akan mengalami gangguan fisiologis pengaruh dari penyebab dari tiap tiap bibit penyakit yang menyerang / diderita oleh pasien.
  2. Psikologis. Setiap pasien akan mengalami trauma sehingga psikologis juga mengalami gangguan apabila masalah psikologis tidak segera ditangani dengan baik makan akan mempengaruhi lembatnya kesembuhan dari pasien itu sendiri.
  3. Sosial dan Kultural Orang yang sakit akan mempengaruhi sosial dan kultural berkurang bahkan kegiatan interaksi dengan sosial dan kultural. Hal ini dibutuhkan dorongan atau semangat dari orang orang sekitar (sosial)
Dan pelayanan Keperawatan ini diberikan karena ada beberapa faktor yaitu :
  • Ketidak mampuan
  • Ketidak mauan
  • Ketidak tahuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yang sedang terganggu
Demikian tadi sahabat sedikit mengenai Keperawatan1.blogspot.com/2012/07/pelayanan-Keperawatan.html" target="_blank">pelayanan Keperawatan dan semoga bisa berguna serta juga dapat memberikan manfaat.
 

Asuhan Kebidanan Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template