Sabtu, 09 Januari 2010

4 SEHAT LIMA SEMPURNA

Empat Sehat Lima Sempurna adalah terdiri dari berbagai unsur makanan yang biasa dimakan orang setiap hari, yaitu :

1. Makanan Pokok
Makanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk dapat mampu malakukan aktifitas sehari-hari. Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum / tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.
2. Lauk-Pauk
Lauk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.
3. Sayur-Mayur
Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya.
4. Buah
Mirip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, manggis, markisa, kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.
5. Susu
Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita.

4 Sehat 5 Sempurna Tak Perlu Dikonsumsi Sekaligus

Teori 4 sehat 5 sempurna selama ini telah salah kaprah. Masyarakat memahami konsep itu sebagai harus mengonsumsi komponen 4 sehat 5 sempurna sekaligus setiap sesi makan. Menurut ahli gizi, aplikasi 4 sehat 5 sempurna yang bagus yakni mengonsumsinya dengan cara bertahap. Seperti apa? Menurut ahli gizi yang terkenal dengan resep food combining-nya, Andang Gunawan, teori makan 4 sehat 5 sempurna sekaligus setiap sesi makan telah ketinggalan zaman. Yang benar, konsumsi 4 sehat 5 sempurna harus mengikuti irama tubuh yakni memperhatikan pencernaan.
"Tubuh kita ini kan ada ritme. Dalam pola makan itu yang penting bukan memasukkan 4 sehat 5 sempurnanya, tapi pencernaannya. Oke kita memasukkan 4 sehat 5 sempurna, tapi dicerna nggak oleh tubuh kita?" kata Andang.
Maka itu, menurut Pimpinan Redaksi Majalah Kesehatan Nirmala itu, makan yang baik adalah makan yang memperhatikan ritme pencernaan tubuh. Pada pagi hari, sekitar pukul 04.00-12.00 WIB, tubuh dalam siklus pembuangan. Siang hari, pukul 12.00-20.00 WIB merupakan siklus pencernaan. Sementara malam hari atau sekitar pukul 20.00-04.00 WIB merupakan siklus penyerapan.
Masih agak susah dipahami? Praktek konkretnya seperti apa? Gampangnya, pada pagi hari karena merupakan siklus pembuangan, tubuh tidak boleh diisi dengan makanan yang berat-berat karena akan menghabiskan energi dan belum bisa dicerna.
"Pagi hari paling bagus kita makan buah-buahan. Karena pagi merupakan fase pembuangan, kita harus makan makanan yang menambah energi dan membantu pembuangan. Aspek itu ada pada buah-buahan," jelas Andang.
Andang meyakinkan meski hanya mengonsumsi buah pada pagi hari, tubuh tidak akan kekurangan energi. "Buah itu melakukan pembakaran sendiri, jadi kita tidak akan kekurangan energi," tandasnya.
Selanjutnya pada siang dan malam? Menurut Andang, siang hingga sekitar pukul 20.00 WIB malam, orang boleh menyantap 4 sehat minus buah. Karena buah sudah dikonsumsi pada pagi harinya. "Siang dan malam itu merupakan fase pencernaan, jadi kita bisa mengonsumsi makanan berat," jelasnya.
Untuk lauk pauk yang berupa daging atau ikan, menurut ahli gizi itu, cukup dikonsumsi sekali makan saja baik siang hari saja atau malam hari saja. Sehari, satu kali saja mengonsumsi daging sudah mencukupi kebutuhan gizi.


Sudah tahu kalo 4 Sehat 5 Sempurna itu sudah kuno ??

Sudah tau kalo 4 Sehat 5 Sempurna itu udah kuno??
Belum?? Wah, ketinggalan nih.. udah sejak 12 tahun yang lalu loh..

Jadi ceritanya begini:
Konferensi Gizi Internasional yang dilakukan di Roma pada tahun 1992 merekomendasikan agar setiap negara menyusun Pedoman Gizi Seimbang (PGS) untuk mencapai dan memeliharan kesehatan dan kesejahteraan gizi (nutritional well-being). Indonesia saat itu menghadiri dan menandatangani rekomendasi tersebut. Jadilah Indonesia menyusun PGS tersebut dan menjabarkannya sebagai 13 pesan dasar yang disebut Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). Kemudian PUGS ini dikeluarkan oleh Direktorat Gizi, Depkes pada tahun 1995. Jadi sekarang umurnya udah 12 tahun tho..

Ketigabelas pesan dasar gizi seimbang tersebut adalah:
1. Makanlah aneka ragam makanan
yaitu makanan sumber zat tenaga (karbohidrat), zat pembangun (protein), serta zat pengatur (vitamin dan mineral).

2. Makanlah makanan untuk memenuhi kebutuhan energi
Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari tiga sumber utama, yaitu karbohidrat, protein dan lemak. 1 gram karbohidrat akan menghasilkan 4 kCal energi, 1 gram protein akan menghasilkan 4 kCal energi, sedangkan 1 gram lemak akan menghasilkan 9 kCal energi. Tuh, gede banget kan dari lemak.

3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energi
WHO (1990) menganjurkan agar 55 75% konsumsi energi total berasal dari karbohidrat kompleks dan paling banyak hanya 10% berasal dari gula sederhana.

4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi.
Mengkonsumsi lemak hewani secara berlebihan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantung koroner.

5. Gunakan garam beriodium untuk mencegah timbulnya Gangguan
Akibat Kekurangan Iodium (GAKI).
GAKI dapat menghambat perkembangan tingkat kecerdasan anak, penyakit gondok, dan kretin (kerdil). Dianjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram (1 sendok teh) per hari.

6. Makanlah makanan sumber zat besi untuk mencegah anemia.
Sumber yang baik adalah sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan, hati, telur dan daging. Tapi utamanya dari lauk hewani. Why? Karena zat besi dalam lauk hewani dalam bentuk heme (diserap 5x lebih tinggi daripada nonheme).

7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai berumur 4 bulan.
Pemberian ASI secara eksklusif ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Tapi sekarang udah diperbarui loh.. Bukan hingga umur 4 bulan, tetapi hingga umur 6 bulan, setelah itu perlu diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI).


8. Biasakan makan pagi (sarapan)
Untuk memelihara ketahanan fisik dan meningkatkan produktivitas kerja. Jangan bilang lagi diet (ngurusin badan) buat alasan ngga sarapan, karena penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidak sarapan justru meningkatkan suatu hormon yang memicu pertambahan berat badan. Ditambah lagi tidak makan pagi memberi efek kelaparan sehingga makan siang jadi double size, tul ngga?

9. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya,
yaitu minimal 2 liter atau setara dengan 8 gelas setiap harinya, agar proses faali dalam tubuh dapat berlangsung dengan lancar dan seimbang.

10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur
untuk mencapai berat badan normal dan mengimbangi konsumsi energi yang berlebihan.

11. Hindari minum minuman beralkohol.
Anda yang suka minum minuman beralkohol, ingat bahwa liver (hati) Anda itu beresiko terkena kanker!

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
yaitu bebas dari cemaran bahan kimia dan mikroba berbahaya, yang dapat menyebabkan sakit. Waspadalah dalam memilih jajanan anak; perhatikan warnanya, apabila terlalu ngejreng, bisa jadi pewarna yang digunakan bukan pewarna makanan.

13. Bacalah label pada makanan yang dikemas,
untuk mengetahui komposisi bahan penyusun (ingridien), komposisi gizi, serta tanggal kadaluarsa. Bagi yang ingin tahu apa saja yang dikonsumsi oleh anak Anda, coba perhatikan kandungan snack yang dimakannya.
Kampanye 4 sehat 5 sempurna kini telah diubah menjadi kampanye tentang Gizi Seimbang. Sebenarnya kampanye ini telah lama dilakukan. Tetapi karena masyarakat Indonesia masih menggunakan slogan 4 sehat 5 sempurna, maka Gizi Seimbang sepertinya tenggelam. Gizi seimbang yang dimaksud adalah sebagai berikut :

Penjelasannya adalah seperti ini:
Masing-masing kelompok makanan memiliki perannya masing-masing seperti tergambar pada kerucut di atas. Pengelompokan didasarkan pada fungsi utama zat gizi atau yang dalam ilmu gizi disebut Tri Guna Makanan. Peran tersebut adalah:
Pertama : sumber zat tenaga yaitu padi-padian, umbi-umbian, dan tepung-tepungan yang digambarkan di dasar kerucut.
Kedua : sumber zat pengatur yaitu sayuran dan buah-buahan yang digambarkan di tengah kerucut.
Ketiga : sumber zat pembangun yaitu kacang-kacangan, makanan hewani, dan olahannya. Digambarkan di bagian atas kerucut
Akan disebut Gizi Seimbang jika makanan yang kita makan sehari-hari mencakup ketiga kelompok makanan tersebut dengan masing-masing kelompok dipilih satu atau beberapa jenis makanan. Susu merupakan salah satu jenis makanan pada kelompok ketiga. Apabila kita tidak mengkonsumsi susu maka kebutuhan zat pembangun/protein dapat diambil dari jenis makanan lain yang termasuk dalam kelompok ketiga tadi.
Syarat Hidup Sehat

Kehidupan modern kini menuntut segala sesuatu serba instant dan cepat. Baik dalam aktivitas pekerjaan, kehidupan rumah tangga dan makanan sehari-hari. Bahkan tidak sedikit di antara kita yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji (fastfood). Perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi serasa memperpendek jarak dan mempersingkat waktu. Manusia serasa dimanja dalam kehidupannya.
Seiring dengan itu semua, ternyata kita harus membayar mahal dengan kesehatan kita. Pemakaian pestisida, limbah beracun, polusi udara, zat additive (pewarna, perasa, pengawet) di dalam makanan adalah beberapa faktor yang apabila dikonsumsi terus-menerus dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas kesehatan tubuh kita. Radikal bebas, karsinogen (gen penyebab kanker), zat beracun adalah beberapa istilah yang semakin sering kita dengar. Bahkan kanker, diabetes, kolesterol, stroke, asam urat, alergi, ada di kanan-kiri kita.
Selain hal-hal eksternal di atas, kebiasaan hidup juga sangat berpengaruh bagi kesehatan tubuh kita. Makanan yang tidak bergizi seimbang, sedikit olah raga dan kurangnya istirahat akan mendukung terjangkitnya penyakit.
Tip dibawah cukup untuk membuat hidup lebih sehat
Makanan Bergizi Seimbang
Makanan yang terlalu manis meningkatkan kadar gula darahtingginya kadar garam dalam darah yang meningkatkan resiko tekanan darah tinggi dan stroke serta gangguan ginjal. Begitu juga makanan yang kecut/asam dapat menurunkan pH darah (meningkatkan tingkat keasaman darah). Darah yang semakin asam, akan semakin kental. yang berarti beresiko tinggi pagi penderita diabetes mellitus.
Menurut pakar gizi dan kesehatan, komposisi makan sehari-hari kita seharusnya adalah 80% sayur dan buah-buahan (makanan beralkali tinggi) serta 20% nasi, daging, ikan, roti dan lain-lain (makanan berasid tinggi). Tetapi yang biasa kita makan justru sebaliknya yaitu : 80% adalah nasi, daging, ikan, roti dan 20% adalah sayur dan buah-buahan. Komposisi yang salah ini, selama bertahun-tahun terjadi akumulasi, menyebabkan darah kita menjadi semakin asid dan semakin kental. Darah yang kental menyebabkan kerja jantung menjadi semakin berat. Aliran darah menjadi lambat, menyebabkan lebih banyak endapan terjadi dalam pembuluh darah. Akibatnya timbul penyakit tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Hal lain yang patut kita waspadai akibat tekanan darah yang tinggi dan beratnya kerja jantung adalah gejala penyakit modern. Apa sajakah itu? Gejala penyakit modern di antaranya adalah hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung dan penyakit stroke. Disebut modern karena setiap hari wajib minum obat dan seumur hidup tergantung kepada obat. Tentu ini biayanya amat sangat tinggi.
Ingat! Penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu di dunia adalah penyakit jantung. Diikuti penyakit kanker dan selanjutnya adalah stroke. Inilah pentingnya artikel ini, karena penyakit jantung dan stroke berawal dari pola makan tidak seimbang, keasidan darah terlalu tinggi, pengentalan darah hingga akhirnya terjadi penyumbatan pembuluh darah. Waspadalah!
Olah Raga Teratur
Olah raga membakar lemak, meningkatkan kinerja dan kekuatan jantung, serta membuang kotoran tubuh melalui keringat.

Istirahat yang Cukup
Pada saat istirahat banyak hal positif terjadi di dalam tubuh kita. Urat syaraf yang mengendur, perbaikan sel-sel yang rusak, memberi istirahat bagi sebagian organ tubuh, proses detoxifikasi (penghilangan racun) dan lain sebagainya. Selama tidur terjadi proses-proses pemulihan yang bermanfaat mengembalikan kondisi seseorang pada keadaan semula. Dengan begitu, tubuh yang awalnya mengalami kelelahan akan menjadi segar kembali. Jika proses ini terhambat, organ tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal. Akibatnya orang yang kurang tidur akan cepat lelah dan mengalami penurunan konsentrasi.
Menurut aturan kesehatan, kebutuhan tidur orang dewasa adalah 6-8 jam per hari. Tetapi akibat faktor pekerjaan, problem kehidupan lainnya, juga faktor hiburan (TV 24 jam non stop) maka banyak di antara kita yang menjadi kurang jam tidurnya.
Apabila tubuh mengalami kurang istirahat, akan terjadi hal-hal berikut ini : pH darah menuruh (semakin asam, semakin asid), tubuh tidak seimbang, muka pucat, lemas, mudah tersinggung, mudah marah-marah, penuaan dini, pelupa dan kurang konsentrasi.

SEHAT GRATIS
Apabila kita menginginkan sehat secara gratis, maka tiga hal pokok di atas harus kita penuhi : makanan bergizi seimbang, olah raga teratur dan istirahat yang cukup.


REFERENSI:
Almatsier, Sunita. 2002. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Almatsier, Sunita. 2004. Penuntun Diet edisi baru. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sianturi, G. 2002. Ikuti 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang. www.gizi.net.
Soekirman, et. al. Hidup Sehat. 2006. Jakarta: PT Primamedia Pustaka.
http://www.kompas.com/kesehatan/news/senior/gizi/0212/19/gizi4.htm

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Asuhan Kebidanan Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template